http://www.antara.co.id/arc/2008/11/28/apa-terima-usulan-indonesia-soal-ekonomi/

*APA Terima Usulan Indonesia Soal Ekonomi*


Jakarta (ANTARA News) - Forum Parlemen Asia (APA) menerima usulan Indonesia
mengenai pembangunan desain baru sistem keuangan global untuk meningkatkan
peran negara-negara Asia dalam perekonomian dunia.

"Gagasan Indonesia ini diterima oleh semua peserta dan tinggal dirumuskan
saja dalam draft resolusi APA nanti," kata Presiden APA Agung Laksono di
Gedung Jakarta Convention Center (JCC), Jumat.

Untuk masalah penguatan ekonomi demi menghadapi krisis saat ini, menurut
Agung, sudah banyak dicapai kesamaan pandangan di antara negara-negara Asia.

Ditegaskannya bahwa segenap peserta sidang APA kali ini antusias untuk
membangun semangat bangsa-bangsa se-Asia dalam menghadapi krisis ekonomi
saat ini.

Menurut Agung, negara-negara di kawasan Asia mempunyai potensi besar untuk
menjadi pemimpin dunia baru. Modal yang dimiliki Asia adalah jumlah
penduduknya yang besar serta adanya kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Sementara sistem keuangan global yang ada saat ini, menurut Agung, ternyata
sangat rapuh dan tidak sesuai lagi digunakan untuk menjawab berbagai
persoalan internasional terkini.

Indonesia memandang bahwa APA harus menghimpun kekuatan Asia agar dapat ikut
mengatur sistem keuangan dunia mengingat cadangan devisa terbesar di dunia
itu ada di negara-negara Asia.

Negara-negara di kawasan Asia, menurut Indonesia, harus lebih banyak
melakukan hubungan perdagangan dan investasi di antara anggotanya sendiri
tanpa harus menghentikan hubungan yang sudah terjalin dengan negara-negara
di kawasan lainnya.

Namun demikian Agung mengakui bahwa untuk membangun kesamaan visi di antara
bangsa-bangsa Asia itu tidak mudah mengingat sedemikian banyaknya persoalan
dan perbedaan yang ada.

Menurut Agung yang juga Ketua DPR RI itu, untuk menyatukan negara-negara di
kawasan regional Asia Tenggara dalam wadah ASEAN yang telah berdiri lebih
dari 30 tahun saja masih banyak mengalami kendala, apalagi se-Asia.

"Untuk bicara masalah Jalur Gaza (Palestina) sja sudah sedemikian banyak
pandangan. Belum lagi soal energi dan lainnya," ujarnya.

Mengenai resolusi-resolusi yang akan dihasilkan dari sidang pleno III APA
kali ini, Agung mengatakan bahwa hal terpenting dari semua resolusi itu
adalah implementasinya.

Menurut dia, bagaimana pun resolusi APA itu harus bisa dilaksanakan oleh
pemerintah masing-masing negara anggota APA dan tanpa adanya peran aktif
pihak eksekutif, maka resolusi APA juga tidak berarti apa-apa.
(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke