Adonis: Puisi Memerdekakan Kita ADONIS namanya. Kelabu rambutnya. Berkibar bagai surai singa tua. Umurnya 78, tapi suaranya—termasuk saat membaca puisi itu di kantor Tempo awal November lalu—masih berdaya. ”Perempuan dan cinta,” kata penyair asal Suriah itu tentang resep awet mudanya. Lama tinggal di Paris, dia terlihat necis dan menyala dengan jas tweed kelabu serta kemeja merah marun.
selengkapnya: http://salihara.org/main.php?type=detail&module=news&menu=child&parent_id=5&id=34&item_id=499 Mencari semua teman di Yahoo! Messenger? Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ [Non-text portions of this message have been removed]

