***Bung Thamrin, mungkin hanya di indonesia dimana ada kejadian anak
buah yang diperintah malah di hukum, tapi di negeri lain anak buah
yang salah, atasannya yang mengundurkan diri.  Ini bedanya apa,
bedanya adalah moralitas, atau tanggung jawab. 

Nah kalo ada sopir yang menabrakkan mobilnya ke orang yang tidak
bersalah, dan disebutkan merek mobil yang menabrak, seharusnya si
pembuat mobil mersa bertanggung jawab secara moral dan akan merasa
bersalah bahwa dia telah membuat mobil yang di buat bukan untuk tujuan
yang sebenarnya.

contoh yang sangat konkrit, ketika Einstein menemukan tenaga atom, dan
dipergunakan oleh amerika untuk mengebom nagasaki dan hiroshima, maka
Einstein secara moral merasa bersalah atas penemuannya tersebut,
karena telah membawa bencana bagi kemanusiaan, karena tujuan dia untuk
mencari energy dari tenaga atom tentunya untuk tujuan damai, di mana
dapat dipergunakan untuk pembangkit listrik. Maka karena dia merasa
bersalah maka dia melakukan usaha-usaha perdamaian agar tenaga atom
tersebut tidak digunakan untuk tujuan-tujuan politik untuk menekan
bangsa lain.

maka untuk mencapai tujuan politis, semua sarana di pergunakan
termasuk agama karena agama yang paling tepat untuk mengikat persamaan
emosi dari sesama pemeluknya. 

coba bung Thamrin bandingkan, antara kata "teroris" sekarang dengan
kata "extremist" yang di sandangkan kepada pejuang-pejuang kemerdekaan
indonesia, bedanya apa sih ?

Salam . . .


--- In [email protected], "M.J Thamrin" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Pak Yustamb YTH,
> 
> Jika anda menyetir mobil - dan dengan sengaja menabrakkan mobil
tersebut ke
> sekelompok orang
> yg sedang berdiri di pinggir jalan - yg salah si supir mobil atau si
> produsen mobil ???
> 
> Teroris tetaplah teroris - otak atau pun pelakunya - sama sama teroris.
> 
> Salam
> 
> On Fri, Nov 28, 2008 at 8:03 PM, yustamb <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> >   **** iya, ibu bambang ini nggak ngerti, sebenarnya pengebom bom bali
> > itu menurut saya sih adalah korban, padahal teroris otak utamanya
> > adalah orang dari malaysia itu yakni DR. Azhari dan Nurdin M Top, kalo
> > Alm Imam S. CS mereka kan ex pejuang afghanistan, jadi kemampuan
> > mereka di afghanistan mengusir unisovyet bersama amerika sebenarnya
> > sudah teruji, maka merekalah yang di manfaatkan oleh Azhari untuk
> > melakukan aksi pengeboman . . . Nah di indonesia kayaknya sel-selnya
> > pasti sudah tidak akan muncul lagi .... mungkin kali, kalo indonesia
> > sudah di injak-injak oleh bangsa asing ... maka akan muncul
> > orang-orang yang tak gentar menghadapi maut untuk mempertahankan
> > negara ini . . .
> >
> > salam,
> >
> > --- In [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>, "Lina
> > Dahlan" <linadahlan@> wrote:
> > >
> > > Setelah skenario Bom Bali. Sekarang skenario Bom Mumbai. Yaaa...sapa
> > > lagi pelakunya kalo bukan teroris. Emang teroris di Mumbai. Lalu
> > > kenapa tiba-tiba MUI dibawa-bawa. Apa udah pasti ini Islam Radikal
> > > di Mumbai yang jadi teroris ? Ato memang pembentukan image teroris
> > > ke umat Islam sudah berhasil ?
> > >
> > > walah!!! salah alamat, bu! Mestinya ke MUM kaleee
> > >
> > > wassalam,
> > >
> > > --- In [email protected] <ppiindia%40yahoogroups.com>, "Ibu
> > Bambang" <ibu.bambang@>
> > > wrote:
> > > >
> > > > Ass, Wr Wb
> > > >
> > > > Bapak/Ibu di MUI YTH
> > > >
> > > > Sehubungan dengan maraknya lagi aksi aksi terorisme di belahan
> > > dunia (India
> > > > tepatnya), maka kami
> > > > menghimbau kepada MUI untuk lebih men-sosialisasikan lagi FATWA
> > > ANTI
> > > > TERORISME kepada khalayak ramai.
> > > > Hal tsb sangat lah penting untuk di sikapi, demi menghindari
> > > terjadinya
> > > > aksi-aksi terorisme seperti kasus Bom Bali dan Tragedi Poso.
> > > >
> > > > Berita-berita aksi akis terorisme yg baru saja terjadi dapat di
> > > baca di
> > > > bawah ini :
> > > >
> > > >
> > > > Wass,
> > > >
> > > > Terimakasih sebelumnya
> > > >
> > > > Ibu Bambang
> > > > ----------------------------------------------------------
> > > ----------------------------------------------------------
> > > -----------------------------------
> > > > *
> > > >
> > > > Kelompok Teroris Serang Mumbai, 82 Tewas
> > > > *
> > > >
> > > >
> > >
http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/27/07441691/kelompok.teroris.s
> > > erang.mumbai.80.tewas
> > > >
> > > > Hotel Taj Mahal diserang kelompok teroris, Kamis (27/11).
> > > >
> > > > Kamis, 27 November 2008 | 07:44 WIB
> > > >
> > > > MUMBAI,KAMIS-Sedikitnya 82 tewas dan 200 lagi luka dalam
> > > serangkaian
> > > > serangan oleh sekelompok pria bersenjata di kota Mumbai (Bombay),
> > > India,
> > > > Rabu (26/11) malam waktu setempat.
> > > >
> > > > Serangan terjadi pada sedikitnya tujuh tempat terkenal di kota
> > > bisnis India
> > > > tersebut, termasuk serangan pada Taj Mahal Palace, hotel terkenal
> > > di Mumbai.
> > > > Polisi mengatakan empat tersangka teroris tewas dan sembilan
> > > lainnya
> > > > ditangkap.
> > > >
> > > > Kantor berita India, The Press Trust of India melaporkan kelompok
> > > yang
> > > > menamakan diri sebagai "Deccan Mujahideen" mengklaim diri
> > > bertanggung jawab
> > > > atas serangan di Mumbai. Kelompok tersebut telah mengirim
> > > pernyataan melalui
> > > > surat elektronik ke sejumlah media.
> > > >
> > > > Sekelompok pria bersenjata dengan membabi-buta memberondong
> > > kerumunan orang
> > > > di stasiun di wilayah selatan Mumbai dan restoran Leopold yang
> > > dikenal
> > > > sebagai landmark di kota Mumbai. Selain itu mereka juga menyerang
> > > dua hotel,
> > > > termasuk Taj Mahal Palace Hotel, dan kantor polisi. Sejumlah warga
> > > asing
> > > > dilaporkan disandera.
> > > >
> > > > Jeritan kepanikan dari sejumlah warga terdengar dan kepulan asap
> > > tebal
> > > > membumbung dari sebuah gedung bersejarah yang telah berusia 1 abad
> > > di
> > > > Mumbai.
> > > >
> > > > Menurut keterangan beberapa saksi mata, para penyerang secara
> > > khusus
> > > > mengarahkan serangan ke warga Inggris dan AS. Kobaran api
> > > dilaporkan
> > > > terdapat di beberapa tempat serta tembakan senjata terdengar
> > > selama beberapa
> > > > jam.
> > > >
> > > > Motif pembantaian belum diketahui. Namun, sejauh ini Mumbai kerap
> > > menjadi
> > > > target serangan teroris yang dilancarkan oleh kalangan esktremis.
> > > Serangan
> > > > itu termasuk serangkaian pemboman pada Juli 2007 yang menewaskan
> > > 187 orang.
> > > >
> > > >
> > > >
> > > > ----------------------------------------------------------
> > > ----------------------------------------------------------
> > > ----------------------------------------------------------
> > > ----
> > > > *
> > > >
> > > > Warga AS dan Inggris Jadi Target Serangan Massal Teroris
> > > >
> > > >
> > >
http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/27/08044651/warga.as.dan.inggr
> > > is.jadi.target.serangan.massal.teroris
> > > > *
> > > >
> > > > Kamis, 27 November 2008 | 08:04 WIB
> > > >
> > > > MUMBAI, KAMIS — Gerombolan bersenjata menyerang beberapa hotel
> > > mewah, sebuah
> > > > restoran populer, dan sebuah stasiun kereta api di ibu kota
> > > finansial India,
> > > > Mumbai, Rabu (26/11) malam waktu setempat, menewaskan 80 orang.
> > > Kelompok
> > > > milisi yang diduga berada di balik serangan ini dilaporkan telah
> > > menyandera
> > > > sejumlah warga Barat.
> > > >
> > > > Serangan bersenjata berikut ledakan terjadi di salah satu hotel
> > > dan Taj
> > > > Mahal, Kamis pagi ini. Jeritan kepanikan dari sejumlah warga
> > > terdengar dan
> > > > kepulan asap tebal membumbung dari sebuah gedung bersejarah yang
> > > telah
> > > > berusia satu abad di Mumbai.
> > > >
> > > > Menurut keterangan beberapa saksi mata, para penyerang secara
> > > khusus
> > > > mengarahkan serangan kepada warga Inggris dan AS. Kobaran api
> > > dilaporkan
> > > > terdapat di beberapa tempat dan tembakan senjata terdengar selama
> > > beberapa
> > > > jam. Sebanyak 200 orang dilaporkan terluka akibat serangan
> > > bersenjata ini.
> > > >
> > > > Sejauh ini sudah sembilan tersangka dari serangan bersenjata yang
> > > diringkus
> > > > dan empat tersangka lainnya tewas dalam dua insinden terpisah.
> > > Belum
> > > > terdapat keterangan rinci dari Pemerintah India mengenai para
> > > tersangka
> > > > serangan.
> > > >
> > > > Motif pembantaian belum diketahui. Namun, sejauh ini Mumbai telah
> > > kerap kali
> > > > menjadi target serangan teroris yang dilancarkan oleh kalangan
> > > esktremis.
> > > > Serangan itu mencakup serangkaian pemboman pada Juli 2007 yang
> > > menewaskan
> > > > 187 orang.
> > > >
> > > >
> > > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > > >
> > >
> >
> >  
> >
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke