emang menggelikan mmbaca tulisan orang yg ga menguasai pokok bahasan (untung 
ente kaga denger ane ngakak)
emang bener sblm ISLAM jaman Muhammad saw, Jazirah arab sdh mengenal Allah sbg 
Pencipta Alam semesta. Namun Konsep Allah sbg Tuhan yg dipahami oleh orang arab 
jahiliyah telah menyimpang jauh dari ajaran nabi2 Allah sblmnya yakni ajaran 
ibrahim as yang hanif (lurus).
maka itu, TUGAS utama dari Muhammad saw adalah meluruskan pemahaman mengenai 
konsepsi Allah sebenar2nya.
Nah, skrng ente tau, pemahaman Konsep Allah dlm Islam telah kembali ke track yg 
lurus & benar sesuai apa yg diajarkan2 nabi2 Allah sblm Muhammad saw, antara 
lain, Ibrahim as, Nuh as, YaKub as, Ishaq as, Ismael as, Musa as, dan Isa 
AlMasih.

Nah..sekarang apakah 'kristen melayu' layak mencontex kata 'Allah' sbg nama 
Tuhan mereka?

Ditinjau dari KONSEP ketuhanan, tentunya konsep Allah dlm Islam dg Kristen 
berbeda jauh panggang dari api. Dlm Islam, nama Tuhan diperkenalkan beratus2 
kali dlm Alquran dan AsSunnah adalah Allah. Bahkan Allah sendiri yg 
memperkenalkan NAMANYA kpd Musa as, "Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak 
ada Tuhan  selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat 
Aku" QS20:14
Jadi, nama Allah adalah nama diri Tuhan yg tdk bisa ditranslatekan ke dlm bhs 
lain. sama persis ente kaga bs mengganti nama BUSH menjadi SEMAK atau RICE 
menjadi NASI bukan?
Nama Allah yg khusus mengacu kpd-Nya, satu2nya Tuhan yg berhak disembah ini 
memiliki sifat2 yg khas yg terangkum dlm asmaul husna.
Nama Allah, sifatNya dan cara peLAFADZan pun jelas diajarkan oleh Allah melalui 
perantaraan RasulNya, jadi Muslim tdk pernah berspekulasi ttg siapa nama 
Tuhannya, bagaimana sifat2Nya & pelafadzan.

Konsep Tuhan dlm Kristen jelas beranekaragam, ada kristen yg menuhankan Yesus 
adapula yg hanya menganggapnya sbg nabi.
Jika ente membuka sejarah di masa2 awal (100-300th) pasca 'wafat'nya Yesus, 
konflik & pertentangan ttg sosok Yesus bukanlah hal yg luarbiasa, hingga 
akhirnya diputuskan melalui pertemuan manusia2 dg nama KONSILI2 utk mencapai 
kesepakatan ttg sosok Yesus.
Jelas skali, jika disandingkan dg konsep ketuhanan dlm Islam ya ga ktemu, lha 
Islam mengajarkan bahwa Allah itu satu, tdk beranak & diperanakan, tempat 
bergantungnya sgala sesuatu, dan tidak ada yg SERUPA dg Dia, ini salah satu 
konsep ketuhanan yg diajarkan dg gamblang di dlm Alquran. Sedangkan Kristen 
mengajarkan bahwa Yesus itu adalah allah, rohKudus adalah allah, dan Bapa 
adalah allah jg. Tp bukan 3 allah tp 1 allah, ya smacam 3in1 atau 1in3 gt deh. 
Walaupun klo ente bolak2 ayat2 bible yg tebel banget itu, ente ga akan temukan 
1 pun ayat yg menyatakan bhwa Yesus mengaku sbg Tuhan atau mengajarkan kpd 
umatnya utk menyembah dirinya malahan Yesus tetep konsisten mengaku HANYA sbg 
utusan Allah dan mengajarkan kpd umatnya -bani israel- (bukan orang sleman lho) 
agar menyembah 1 Tuhan yaitu Allah saja. ente bs cr ayatnye di bible, ane males 
nunjukkinnye :)

Ditinjau dari segi bahasa (linguistic), bhs ibrani memang 1 RUMPUN SEMIT dg bhs 
ARAb, sehingga kata ELOHIM atau YHWH, dlm bhs Arab sepadan dg El-Ilah. Jd scara 
bahasa, kristen arab msh 'layak' menggunakan kata Allah.
Sedangkan bhs Inggris & bhs Indonesia TIDAK 1 rumpun dg bahasa SEMIT shingga 
kata ELOHIM & YHWH pasti bisa diterjemahkan atau dilafadzkan dg bntuk kata yg 
sama tanpa ada perubahan katanya menjadi Allah. 
Maka ntu, byk kelompok kristen yg mengubah BIBLEnya mengganti kata Allah 
menjadi ELOHIM atau YHWH, ente kaga tau yeee :p
Coba terangin, bagemane bise, kata ELOHIM & YHWH berubah jd Allah dlm bhs 
Indonesia/melayu atau Inggris??? terangin akar katanyeee :)
emange ntu kata kaga bs ditulis ELOHIM & YHWH dlm bhs melayu & inggris???
maka ntu, orang Inggris KAGA PERNAH menulis kata Tuhan menjadi ALLAh tapi GOD! 
kNAPEEE???
krn orang bule msh lebih tau diri drpd orang mlayu yg tiba2, ujug2 ikut2an 
LATAH menggunakan kata Allah sbg nama Tuhannya :p
nyotek nih yee..hehe
Alasannya nyonteknye krn kristen ARAB jg menggunakan kata Allah PADAHAL bible 
nya orang melayu konon dpt terjemahan dr bhs BELANDA, lalu INGGRIS dan skrng 
ada ALKITAB bhs INDONESIA. KAGA pernh ane liat orang kristen pk BIBLE bhs ARAB, 
knp ikut2an orang kristen ARAB yaaa haha

ps; pengertian & konsep kata amin atau ameeen yg berakar dr kata bhs SEMIT, 
mempunyai arti & konsep yg SAMA. Jd ga masalah lah yaooo :)




________________________________
From: Sleman P <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, December 3, 2008 9:36:20 AM
Subject: Re: [ppiindia] Allah itu Tuhan Siapa ?


sebenarnya ngomong istilah Allah bagi al Khalik ini menggelikan saja, sdh jelas 
sebelum adanya agama islam nongol di arab sono, sdh ada istilah Allah, 
contohnya sebelum Muhammad lahir sdh ada nama Abdullah (hamba Allah), jd 
istilah Allah adalah pengislaman dari nama salah satu dewa jahiliah di arab yg 
kemudian lambat laun di isalam kan oleh Muhammad yg kemudian dimonopoli oleh 
islam sekarang.

jadi seperti kelakuan islam lainnya lewat Muhammad yg mengambil alih istilah2 
sebelumnya seperti "Amin "(apa ini juga mau dimonopoli? spy ummat kafir tdk 
boleh berdoa menggunakan kata Amin?), juga nama2 Nabi kristen dan yahudi 
dicaplok begitu saja dan di arabkan?, menggelikan bgmn nabi2 yg yahudi mendadak 
di Alquran pada fasih ngomong arab.

____________ _________ _________ __
From: si pitung <[EMAIL PROTECTED] com>
To: [EMAIL PROTECTED] s.com
Sent: Monday, December 1, 2008 10:16:40
Subject: [ppiindia] Allah itu Tuhan Siapa ?

Allah itu Tuhan Siapa ?
tanggal : 12/08/2008

al-islahonline. .com : Oleh : Martin Jatinangor 

Artikel ini dibuat atas inspirasi dari artikel yang memuat larangan
menggunakan kata Allah untuk umat Kristen oleh kementrian malaysia
bidang keislaman dan surat terbuka yang dikirim oleh teman kristen
Bambang Noersena dari Kairo yang ditujukan untuk orang –orang yang
seiman (Kristen-red) .

Kata Allah untuk umat islam sudah jelas adalah nama yang berdiri
sendiri (proper name ) dari pencipta jagat raya dan makhluk seluruhnya.
Terlepas dari dasar filologi (ilmu bahasa-bahasa serumpun ) yang
dimiliki , karena Al-Qur’an telah menyebutkan dengan jelas dan menyeru
manusia untuk menyembah pencipta makhluq yaitu Allah subhanahu wa
ta’ala, Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa (QS 112: 1)

"Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah ar-Rahman. Dengan nama yang
mana saja kamu seru, Dia mernpunyai al-asmaaul husna (nama-nama yang
terbaik) ... " (al-Isra', 17:110).

Terlepas dari pentafsiaran huruf ALLAH yang merupakan pemadatan dari
kata Al dan ilah (musytaq), umat islam dengan sangat pasti mengenal
kata atau huruf Allah yang terdiri dari huruf- Alif Lam Lam Ha- dari
Al-Qur’an , kata atau huruf Allah tersebut terdapat banyak didalam
Al-qur’an ,sehingga sudah pasti seluruh umat islam ( kaya dan miskin ,
cerdas atau tidak ) bisa mengenal kata Allah sebagai tuhannya. Serta
tentu pula wajib menjaga nama tersebut dari segala fitnah .

Sangat menggelitik perasan, ketika teman kristen Bambang Noersena
mengatakan dalam surat terbukannya:” saya membaca juga keberatan serupa
diajukan oleh seorang Muslim, yang kalau tidak salah dari salah satu
pimpinan Paguyuban Pencak Silat. Ya, tidak perlu ditanggapi. Bagaimana
guru Pencak Silat mengerti keserumpunan bahasa-bahasa Timur Tengah.
Tentu saja, mereka sangat awam untuk berbicara mengenai soal-soal
filologi sepelik ini “.

Seorang pemimpin paguyuban pencak silat “mungkin saja benar “tidak
mengenal filologi seperti yang dikatakan Bambang ,tetapi orang tersebut
sudah mengenal tuhannya huruf demi huruf dari Al-Qur’an , maka wajar
bila seorang pemimpin paguyuban pencak silat tersebut melayangkan
protes,bila nama tuhannya ditulis dalam sebuah kitab yang dikatakan
suci tetapi bukan Al-Qur’an.

Sementara itu pertanyaan besar bagi muslim lainnya akan muncul, apakah
tuhan yang meraka (non muslim ) sebut sama dengan tuhan yang kita
(muslim ) akui ? , kenapa bertanya seperti itu ? karena namanya sama
yaitu Allah !!!. 

Tepatlah apa yang dilakukan oleh pemerintah malaysia mengenai larangan
non muslim menggunakan kata Allah , seperti yang dikatakan “Abdullah
Zin kepada pers bahwa kabinet telah menyetujui bahwa kata itu (Allah)
hanya boleh digunakan oleh Muslim. Zin berkata, kabinet menyepakati
bahwa kata "Allah", mengacu pada Tuhan Muslim dan hanya bisa digunakan
oleh umat Muslim, yang terdiri dari 60 persen dalam populasi Malaysia.
[Lebih lanjut disebutkan pada] bulan desember lalu, sebuah majalah
Katolik di Malaysia, mengatakan pemerintah Malaysia telah memperbarui
keputusannya dengan pelarangan penggunaan kata ''Allah'' dalam tulisan
media Kristen. Pemerintah sendiri mengeluarkan larangan ini dimaksudkan
untuk menghindari terjadinya konflik rasial di Negara Jiran itu. 

Dari segi keamanan larangan tersebut untuk menjaga konflik horizontal
(pertentangan sesama manusia ). Namun sesungguhya larangan tersebut
untuk mempertegas siapa sebenarnya tuhan umat islam itu?.

Didalam surat terbuka Bambang Noersena yang ditujukan untuk umat yang
seiman dengannya , nampak adanya indikasi konflik ditubuh umat kristen
sendiri tentang penggunaan kata Allah . Bambang mengajukan
inskripsi-inskripsi kuno sebagai data pendukung dalam argumentasi
dengan kaum kristen lain yang menentang menggunakan istilah Allah .Hal
serupa dilakukan bambang dengan mengajukan dalil Al-Qur’an tentang
penggunaan Kata Allah dalam QS 22:40 yang ditujukan kepada seorang
pepimpin paguyuban pencak silat yang dianggapnya tidak mengetahui
sejarah . Berikut kutipannya ,”Bagaimana mungkin muslimin melarang umat
kristen menggunakan istilah Allah untuk tuhannya (kristen), bila QS 22
: 40 mengandung [sinyalemen bahwa] kata Allah adalah tuhan untuk agama
Yahudi ,Nasrani dan Islam . 

Merujuk dalil yang disebutkan Bambang QS Al-Hajj ayat 40 , berbunyi ,
"(yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka
tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami
hanyalah Allah." Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian
manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan
biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan
masjid- masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah.
Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya.
Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa."

Sangat menarik, dalil yang diajukan oleh bambang tersebut di atas , dia
hanya melihat redaksional semata tanpa melihat latar belakang sejarah
dari ayat –ayat Al-Qur’an .

Ayat ini berada dalam Surat yang dinamakan Al-Hajj karena surat ini
mengemukakan hal-hal yang berhubungan dengan ibadat haji, seperti
ihram, thawaf, sa'i, wuquf di Arafah, mencukur rambut, syi'ar-syi'ar
Allah. Ditegaskan bahwa ibadat haji itu telah disyari'atkan di masa
Nabi Ibrahim a.s., dan Ka'bah didirikan oleh Nabi Ibrahim a.s. bersama
puteranya Ismail a.s. Menurut Al Ghaznawi, surat Al Hajj termasuk di
antara surat- surat yang ajaib, diturunkan di malam dan di siang hari,
dalam musafir dan dalam keadaan tidak musafir, ada ayat-ayat yang
diturunkan di Mekah dan ada pula yang diturunkan di Madinah, isinya ada
yang berhubungan dengan peperangan dan ada pula yang berhubungan dengan
perdamaian, ada ayat-ayatnya yang muhkam dan ada pula yang
mutasyabihaat.

Ayat Al-Hajj 40 ,yang dimaksud turun dalam kondisi perang antara orang
muslim melawan musrikin Arab . Perlu dicatat, di sana (Mekah-madinah
/Arab) terdapat para pengungsi bangsa Yahudi, beberapa abad kemudian,
memperkenalkan agamanya pada masa pengasingan orang¬orang Babilonia.
Mereka kemudian menetap di Yathrib (Madinah sekarang), Khaebar, Taima',
dan Fadak pada tahun 587 sebelum masehi dan tahun 70 Masehi. Suku
bangsa Nomad terus mengalami perubahan. Suku bangsa Tha 'liba dari
keturunan Qahtan juga tinggal di Madinah. Sebagian bangsa yahudi
keturunan Ibrahim dari ishak yang berada dizajirah Arabia sebelum
datangnya islam masih mengamalkan kemurnian ketauhidan tentang Tuhan
,akan tetapi penyimpangan bentuk ibadah yang mereka lakukan menjadikan
mereka berada dalam katagori musyrik ..Adapun kenalnya orang Arab
jahiliyah terhadap nama Allah SWT, karena dahulu ada nabi Ibrahim dan
puteranya Ismail alaihiwassalam di negeri itu. Bahkan mereka masih
setia datang berhaji setiap tahun keliling baitullah. Mereka memang
menyebut Ka'bah dengan istilah baitullah (rumah Allah). Bedanya, cara
manasik haji mereka sudah jauh menyimpang. Misalnya, mereka thawaf
keliling ka'bah dengan bersiul dan bertepuk sambil telanjang tanpa
busana. 

Maka Allah SWT mencelanya dengan sabdaNYA ,”Sembahyang mereka di
sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan.
Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu. (QS. Al-Anfal: 35) 

Hingga pada warakah yang beragama nasrani (ahlul kitab) yang masih
mempercayai keutuhan ketauhidan bahwa tuhan itu esa Allah yang tidak
beranak dan tidak diperanakan. Serta percaya tentang nubuat yang
tetulis dalam kitab pada masa itu .

Mereka kaum yahudi & nasrani yang memepercayai Allah namun
melakukan penyimpangan dalam bentuk ibadah yang disebut ahlul kitab ,
tidak pantas diusir dengan hanya beralasan mereka meyebut kata Allah
walau masuk dalam katagori musrikin . Surat Al-Hajj disana tidak
bermakna PLURARISME, melainkan sebagai bentuk peringatan bahwa pada
situsai tertentu golongan penganut keyakinan ibrahim dan isa (jesus)
terancam oleh sebagian sahabat yang berangganggapan bahwa ahlul kitab
adalah suatu komunitas yang menyimpang . Komunitas ahlul kitab (yahudi
dan nasrani) itu berada pada paruh waktu antara kedatangan islam dan
akhir dari ketidak pastian ajaran yahudi dan nasrani , bisa dikatakan
bahwa ahlul kitab pada masa nabi Muhammad sebagian ada yang bertauhid “
tidak ada Tuhan Selain Allah “. Tetapi melakukan praktek yang
menyimpang dari segi ibadah . 

Orang Arab sesungguhnya telah mengenal Allah SWT jauh sebelum kelahiran
nabi Muhammad SAW. Sebab Al-Quran sendiri yang menegaskan bahwa
musyrikin Arab itu kenal betul bahwa tuhan mereka adalah Allah SWT.
Dalam salah satu ayat Al-Quran digambarkan bagaimana pengakuan orang
Arab jahiyah terhadap keberadaan Allah SWT. 

Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka, "Siapakah yang
menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?" Tentu
mereka akan menjawab, "Allah", maka betapakah mereka (dapat)
dipalingkan (dari jalan yang benar)". (QS Al-Ankabut: 61) 

Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka, "Siapakah yang
menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi
sesudah matinya?" Tentu mereka akan menjawab, "Allah." Katakanlah,
"Segala puji bagi Allah", tetapi kebanyakan mereka tidak memahami
(nya). (QS Al-Ankabut: 23) 

Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka, "Siapakah yang
menciptakan langit dan bumi?" Tentu mereka akan menjawab, "Allah.."
Katakanlah, "Segala puji bagi Allah"; tetapi kebanyakan mereka tidak
mengetahui. (QS Luqman: 25) 

Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka, "Siapakah yang
menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka menjawab, "Allah."
Katakanlah, "Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru
selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudaratan kepadaku,
apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudaratan itu, atau
jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan
rahmat-Nya? Katakanlah, "Cukuplah Allah bagiku." Kepada-Nya lah
bertawakal orang-orang yang berserah diri. (QS Az-Zumar: 38) 

Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka, "Siapakah yang
menciptakan mereka," niscaya mereka menjawab, "Allah", maka
bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah)? (QS
Az-Zukhruf: 87) 

Dari lima ayat Al-Quran di atas yang menceritakan keyakinan orang Arab
musyrikin jahilyah, kita tahu bahwa mereka ternyata punya keyakinan
tentang keberadaan Allah SWT. Bahkan bukan sekedar yakin atas
keberadaan-Nya, mereka pun mengakui bahwa yang menciptakan langit dan
bumi, memberikan rizki, menurunkan hujan, menundukkan matahari dan
bulan adalah Allah SWT. 

Adalah merupakan tugas Muhammad SAW bukan mengenalkan keberadaan Allah
SWT, sebab mereka sudah kenal Allah. Tugas beliau juga bukan untuk
menerangkan bahwa Allah SWT adalah tuhan yang menciptakan langit dan
bumi, sebab mereka sudah tahu. Tugas beliau adalah memastikan bahwa
ketika mereka hanya menyembah Allah SWT saja yang Esa, tanpa adanya
tuhan-tuhan lain serta konsep tuhan lainnya yang disembah bersama-Nya.
Sehingga motto dakwah beliau adalah: LAA ILAAHA ILLALLAH, yaitu tidak
ada tuhan yang patut disembah dengan haq kecuali hanya Allah saja. 

Walhasil, agama yang dibawa nabi Muhammad SAW memang mewajibkan
penghancuran semua berhala baik yang nyata maupun yang tersembunyi oleh
konsep teologi dan filosofi, juga menafikan semua undang-undang,
sistem, agama, ideologi dan peraturan yang bersumber dari selain Allah
SWT. Seorang tidak dikatakan muslim sebelum dia mengakui tidak ada
tuhan selain Allah, dan tidak ada hukum selain hukum yang Allah
turunkan. 

Sekiranya kaum diluar islam merasa benar tentang penggunaan nama tuhan
dengan sebutan ALLAH , maka syariat dan jalan mengenal tuhan serta
ibadah padanya harus sesuai dengan apa yang di perintahkan oleh Allah
Subhanu wa ta’ala

Islam lebih jelas dalam menerangkan antara sebutan Tuhan dengan konsep
ketuhanan dan bentuk ibadahnya. Maka dari itu sesungguhnya Tuhan Umat
islam adalah Allah swt yang mengajarkan cara menyebut dan melakukan
tata cara menyembahnya , sesuai dengan firmannya dalam kitab Allah SWT.
Al-Qur’annul karim . Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, Allah
adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu, Dia tiada
beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang
setara dengan Dia. (swaramuslim. com)

[Non-text portions of this message have been removed]

------------ --------- --------- ------

************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups. yahoo.com/ 
group/ppiindia
************ ********* ********* ********* ********* ********* ********* 
*********
____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india. blogspot. com 
4. Satu email perhari: ppiindia-digest@ yahoogroups. com
5. No-email/web only: ppiindia-nomail@ yahoogroups. com
6. kembali menerima email: ppiindia-normal@ yahoogroups. com
Yahoo! Groups Links

Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail. com. 
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/

[Non-text portions of this message have been removed]

    


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke