Tahun 1945 Palestina masih bagian dari Transjordan. Belum ada negara Palestina 
maupun Israel.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: si pitung <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Mon, 8 Dec 2008 17:54:03 
To: <[email protected]>
Subject: [ppiindia] Indonesia Hutang Budi Pada Palestina


berarti..yg membela stengah mati israel (majikannye kaya'na) ga tau diri donk? 
:p


Indonesia Hutang Budi Pada Palestina

Hidayatullah.com--Ketika
Ir, Soekarno memproklamasikan kemerdekaan RI di Jakarta pada 17 Agustus
1945. Dunia belum mengakuinya. H. Agus Salim pun menggalang dukungan ke
Negara-negara di Timur Tengah. Namun, saat itu belum juga mendapat
dukungan yang signifikan. Dan saat itu, Palestina tampil sebagai Negara
pertama kali yang mengakuinya.  Selain itu, Mufti Palestina Muhammad Amin 
Al-Husain mendesak agar Negara-negara Timur Tengah mengakui kemerdekaan 
Indonesia. 
Hal
ini disampaikan Ferry Nur dalam Simposium Palestina yang diadakan oleh
Puskomda Institut Teknoligi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya,  Sabtu
(6/12). Menurut Wawan Ismanto, Ketua Puskomda ITS, Simposium
penggalangan dana untuk Palestina ini diadakan untuk memperingati hari
jadi Intifadhah pada 9 Desember nanti. Sebelumnya Puskomda
berkoordinasi dengan Puskomnas Unair mengadakan penggalangan dana di
seluruh perguruan tinggi se-Surabaya. Hingga terkumpul dana sekitar 24
juta rupiah.
Kegiatan yang luar biasa ini, diakui Wawan masih sangat jauh dibanding 
perjuangan mujahid Palestina. 
“Namun, hal inilah yang baru bisa kami bantu, semoga bisa bermanfaat” tutur 
mahasiswa tingkat tujuh ini.  
Di
sela-sela ceramahnya, Sekjen Kispa dari Jakarta ini mengatakan, jasa
Palestina terhadap Indonesia tidak waktu kemerdekaan saja. Pada saat
Gaza sedang diblokade oleh Israel, rakyat Palestina masih sempat
menyumbangkan uangnya untuk korban gempa di Jogjakarta. Begitu juga
sewaktu Tsunami di Aceh, rakyat Palestina turut menyumbang. “Oleh
karena itu, Indonesia berhutang budi terhadap rakyat Palestina,”
tuturnya.
Menolong
rakyat Palestina, menurut Ferry bukan karena faktor Negara,
kemanusiaan, dan HAM, melainkan permasalahan aqidah. Al-Quds adalah
amanah Khalifah Umar Bin Khattab yang harus dijaga dari tangan
penjajah, Israel. Tidak hanya itu, Palestina merupakan salah satu dari
tiga kota suci ummat Islam yang dulu pernah menjadi kiblat umat Islam.
Oleh karena itu, umat Islam seluruh dunia harus menjaganya.
Namun,
menurut Ferry, kesadaran Negara Islam belum tergugah. Dari populasi
Muslim dunia, sekitar 1,3 Milyar tidak berkutik ketika rakyat Palestina
diblokade oleh  Israel. Mereka kelaparan, terserang penyakit, hidup tanpa gizi, 
namun dunia Islam tidak bergeming. 
“Umat
Islam, kini ibaratnya berada di bawah ketiak Amerika dan Yahudi, tidak
berani melakukan perlawanan sedikitpun,”ungkapnya ke pada, 
www.hidayatullah.com. Agar hal itu sirna, menurutnya umat Islam harus 
menghilangkan rasa al-wahn (cinta dunia dan takut mati). Jika dua hal itu 
hilang, niscaya
sinergitas antar Negara muslim dalam melawan Israel akan
terbangun.[anshar/www.hidayatullah.com]



      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links




------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke