http://www.polri.go.id/indexwide.php?op=news&id_rec=566


*Dua Truk Pupuk Nyaris Dibajak*

BOJONEGORO, MINGGU — Sebanyak dua truk pengangkut pupuk urea bersubsidi
milik UD Indonesia Subur dihadang ratusan orang di dekat jembatan timbang di
Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Jawa Timur.

Penjarahan atau pembelian paksa pupuk bersubsidi tidak terjadi, tetapi dua
truk tersebut sempat dihentikan masa di dekat jembatan timbang.

Dalam pengawalan pupuk urea bersubsidi dari lokasi gudang pupuk PT
Petrokimia Gresik di Desa Gajah, Kecamatan Baureno, hingga ke sasasaran yang
dituju diterjunkan dua kompi (sekitar 200 personel) gabungan Polres dan
Polsek di Bojonegoro. Truk pengangkut pupuk di setiap kecamatan di
Bojonegoro (28 kecamatan) mendapatkan pengawalan lima petugas dari Polsek
setempat.
Akan tetapi, dua truk pengangkut pupuk urea milik UD Indonesia Subur bisa
dihadang dan dihentikan masa karena tercecer dari rombongan truk pengangkut
pupuk lainnya. "Sempat terjadi ketegangan dengan masa yang menghentikan
truk, tetapi tidak ada pupuk yang dijarah atau dibeli paksa," katanya.

Setelah mendapatkan penjelasan pembelian pupuk bersubsidi yang bukan
jatahnya merupakan pelanggaran, truk pengangkut pupuk tersebut dilepas dan
langsung melanjutkan perjalanannya. Sejauh ini pendistribusian pupuk ke
berbagai wilayah di Bojonegoro berjalan normal.

Sementara itu, Direktur PT Darmakten Bojonegoro Imam Sardjono menyebutkan,
dalam operasi pasar pupuk urea bersubsidi hari Minggu di wilayah kerjanya di
Kecamatan Trucuk sebanyak 20 ton, Ngasem (24 ton), Dander (64 ton), dan
Ngambon (12 ton). "Distributor pupuk lainnya di Bojonegoro juga melakukan
hal yang sama hanya jumlahnya yang berbeda, " ujarnya.
Operasi pasar tersebut merupakan langkah mengatasi kelangkaan pupuk urea
bersubsidi di Bojonegoro. Dalam dua hari ini jumlah total pupuk urea
bersubsidi yang didistribusikan mencapai 1.400 ton.

Dihubungi terpisah, Kepala Kompartemen Penjualan Wilayah I (Jawa dan Bali)
PT Petrokimia Gresik Bambang Lesmoko menyatakan, pihaknya masih melakukan
evaluasi pola pendistribusian pupuk urea bersubsidi. Sebab, kalau memang
pendistribusian pupuk masih belum dianggap kondusif, pengiriman pupuk bisa
dilakukan langsung dari pabrik ke gudang distributor atau langsung ke lokasi
sasaran.


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
5. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
6. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke