http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2008/12/14/3827.html
*Presiden:* Pembangunan Infrastruktur untuk Menggerakkan Pembangunan dan Keadilan Palembang: Di berbagai kesempatan, saya sering mengingatkan kepada pemimpin daerah tentang pentingnya membangun daerahnya masing-masing. Tahun 2004, saya sudah mengeluarkan instruksi kepada para pimpinan daerah di seluruh Indonesia untuk melakukan hal tersebut, kata *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* saat meresmikan proyek-proyek Sumatera Selatan di Lapangan Polda Sumsel, Minggu (14/12) siang. "Saya ingin beliau-beliau yang dipilih langsung oleh rakyat dapat memprioritaskan pada tujuh hal, yaitu peningkatan pendidikan, peningkatan kesehatan, pengurangan kemiskinan, pengurangan pengangguran, pembangunan infrastruktur, good governance, dan apa saja yang telah dilakukan pejabat publik untuk melayani masyarakat," ujar SBY. "Tugas pejabat publik adalah melayani, bukan sebaliknya," tegasnya. Menurut SBY, pembangunan infrastruktur sangat diperlukan. Pertama, untuk menggerakkan perekonomian di daerah dan perekonomian secara nasional. Yang kedua adalah untuk keadilan. "Saudara-saudara kita tentu harus bisa menggunakan infrastruktur yang lebih baik. Pembangunan infrastruktur membutuhkan dana yang sangat besar. Sekarang ini kita melakukan akselerasi pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia," SBY menjelaskan. "Sejarah menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dapat menyerap banyak tenaga kerja. Dalam resesi perekonomian yang paling ditakutkan bangsa-bangsa sedunia adalah gelombang PHK. Amerika Serikat konon yang perekonomiannya dianggap yang paling maju di dunia, pada bulan November saja penganggurannya berjumlah 533 ribu. Bank Dunia meramalkan bisa jadi tahun depan pengangguran di dunia berjumlah 20 juta," tambahnya SBY. "*Alhamdulillah* negara kita tidak terlalu terpukul dengan krisis global ini meskipun dampaknya tetap ada. Saya berbohong kalau mengatakan Indonesia baik-baik saja. Tetap ada dampaknya. Oleh karena itu kita terus bekerja keras untuk terus meminimalkan dampak tersebut," seru SBY. Usai menandatangani prasati dan meninjau maket proyek-proyek yang diresmikan, rombongan Presiden SBY kembali menuju Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II untuk selanjutnya bertolak menuju Jakarta. (osa) [Non-text portions of this message have been removed]

