Milis Nasional Indonesia InternasionalPerdebatan memang bagus dan wajar dalam 
demokrasi
Saling berargumentasi, bersilang pendapat betapa indahnya
Saling memberikan data terbaik untuk mencari kebenaran
Saling memberi masukan demi kebaikan bersama

Tapi sayang perdebatan diantara kaum cerdik tidak seindah itu
Berdebat hanya sekedar untuk saling mempertontonkan ego
Sekedar saling menjatuhkan demi kepuasan didalam otak
Mentertawakan rekan dan saudara yang berbeda begitu memuakan

Ada disebut fundamentalis, liberal, sekuler, apapun penyebutan
Saling menyebut dan memaki orang lain padahal dirinya sendiri sama
Tidak malu saling menggunakan data pihak lain hanya sekedar pembenaran
Padahal tidak ada sedikitpun tujuan mencari kebenaran yang ada sok benar.......

Bagaimana mungkin dimilis yang berisi orang terdidik, berdebat hanya mencari 
pembenaran saja
Berolok - olok untuk sekedar mempertontonkan kebodohan masing-masing dan 
bergaya paling cerdas
Yang fundamentalis memakai pola pikir liberal dan yang liberal berlagak ala 
kaum fundamentalis
Saling cerca dan menjatuhkan hanya sekedar bermasturbasi sebuah 
provokasi.............................

Diskusi mestinya dibuka dengan sebuah pemahaman untuk saling memahami
Diniati dengan prasangka - prasangka baik bukannya prasangka buruk dipasang 
dihati
Seringkali nilai agama menjadi permainan saja, bahkan akal dan logika sekedar 
penghias
Sehingga tidak tampak bahwa yang berdiskusi adalah orang dewasa yang konon kaum 
cerdik pandai......

Kalau yang cerdik pandai saja begini bagaimana dengan rakyat biasa
Bagaimana mereka yang tiap hari hanya diprovokasi umpatan dan cacian
Sehingga sedikit percikan api akan langsung membakar semua yang kering
Hati nurani dan nilai agama menjadi pincang karena terpancung.......


Regards

KangNoer

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke