Selasa, 16 Desember 2008 | 16:08
Gara-Gara Indonesia, Saham Astro Anjlok Tajam
KUALA LUMPUR. Harga saham Astro All Asia Networks Plc anjlok ke level terendah
sejak 5 Desember lalu. Penurunan ini terjadi setelah operator televisi berbayar
terbesar malaysia ini melaporkan kerugian sebesar 250,8 juta ringgit atau
setara dengan US$ 71 juta pada kuartal tiga lalu.
Harga saham melorot 4,4% menjadi 2,2 ringgit di Malaysia Stock Exchange. Pada
pukul 10.38 waktu setempat, saham Astro berada di posisi 2,23 ringgit.
Sementara itu, Kuala Lumpur Composite Index hari ini mengalami kenaikan sebesar
0,7% menjadi 852,14.
Asal tahu saja, pada kuartal tiga lalu, Astro membukukan kerugian pada kuartal
tiga karena harus menganggarkan dana sebesar 264 juta ringgit agar dapat terus
memberikan layanannya di Indonesia. Hal ini diungkapkan oleh manajemen Astro
usai perdagangan kemarin.
"Adanya penambahan provisi untuk Indonesia sangat mengejutkan kami dan pasar,"
tulis HwangDBS Vickers Research Sdn yang dipimpin oleh Wong Ming Tek. Tak ayal,
HwangDBS memangkas rekomendasinya atas saham Astro dari "hold" menjadi "fully
valued". Selain itu, HwangDBS juga menurunkan target harga saham Astro dari
3,45 ringgit menjadi 2 ringgit.
Yin Shao Yang, analis dari Aseambankers Malaysia Bhd juga memangkas prediksi
target harga menjadi 2,70 ringgit dari sebelumnya 3,60 ringgit. Sementara itu,
Alyson Shin yang merupakan analis dari Citigroup juga menurunkan perkiraan
harga saham Astro sebesar 11% menjadi 3,05 ringgit.
Barratut Taqiyyah Bloomberg
http://www.kontan.co.id/index.php/Internasional/news/5501/Gara-Gara_Indonesia__Saham_Astro_Anjlok_Tajam
http://mediacare.blogspot.com
[Non-text portions of this message have been removed]