http://www.antara.co.id/arc/2008/12/24/jepang-biayai-pembangunan-mrt-142-miliar-yen/

Jepang Biayai Pembangunan MRT 142 Miliar Yen

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia segera menandatangani perjanjian 
pinjaman proyek pembangunan Mass Rapid Transport (MRT) di Jakarta dengan 
Pemerintah Jepang senilai 142 miliar Yen. 
"Sekitar Februari-Maret tahun depan akan ada penandatanganan Loan Agreement 
dengan Japan International Cooperation Agency (JICA)," kata Asisten Deputi 
Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Mesra Eza.

Asisten Deputi bidang Transportasi itu mengungkapkan adanya rencana 
penandatanganan perjanjian pinjaman itu dalam Sosialisasi Kebijakan Percepatan 
Penyediaan Infrastruktur di Jakarta, Rabu.

Ia menyebutkan, proyek MRT di Jakarta saat ini sedang dalam tahap pembuatan 
desain detil dan direncanakan sudah mulai ada pekerjaan konstruksi pada 2010.

"Sekarang sedang dibuat detil desain, diharapkan sudah mulai konstruksi pada 
2010 dan dapat beroperasi pada 2014," katanya.

Ia menyebutkan, sarana angkutan massal (MRT) itu akan menghubungkan wilayah 
Lebak Bulus di Jakarta Selatan dan Dukuh Atas di Jakarta Pusat sepanjang 14,5 
km.

Mesra menyebutkan, MRT merupakan salah satu upaya penyediaan infrastruktur 
untuk masyarakat. Pemerintah mengupayakan penyediaan infrastruktur lain seperti 
kereta api Jabotabek, jaringan kereta api ke bandara, dan pembangunan jalan tol.

Terkait dengan penyediaan kereta Jabotabek, jelasnya, pemerintah sudah 
membentuk PT KA Komuter Jakarta untuk memperbaiki kapasitas trasportasi umum di 
Jakarta.

"Pada 2012, diharapkan sekitar dua juta orang di Jakarta dapat diangkut dengan 
KA Komuter Jakarta," katanya.

Sementara untuk pembangunan jaringan rel ke bandara Soekarno Hatta, Mesra 
mengatakan, selama 2007, jumlah penumpang angkutan udara melalui Bandara Soetta 
mencapai sekitar 36 juta orang. (*)



      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke