Bung Marconi, sikap anti Islam oleh kaum keristen dan sikap anti keristen
oleh orang islam, jika berlebihan tentu tidak sehat bagi kehidupan bersama
dalam masyarakat modern. Juga membahayakan sikap kebersamaan dalam satu
bangsa. Di dunia ini tidak ada bangsa yang monolitik dalam agama, termasuk
juga Israel atau Thailand atau India, atau bahkan Arab Saudi sekalipun.
Apapula di Indonesia yang dari awal berdirinya tidak ingin membentuk negara
berdasar (satu) agama.
Dalam hal milis KTI tersebut yang juga mencemaskan adalah karena menggunakan
kata Tionghoa, yang jika isinya memusuhi Islam, bisa-bisa nanti orang Islam
Indonesia akan menghidupkan kembali sikap anti Tionghoa. Dampaknya akan
lebih parah lagi.
KM
 
-------Original Message-------
 
From: A. Marconi
Date: 27/12/2008 18:39:32
To: [email protected]
Subject: Re: [ppiindia] milis komunitas tionghoa
 
Pak Kartono yth,

Ada kritik dari Benedict Anderson kepada Gereja Katholik Indonesia dan para
politisi dan petinggi Katholik Indonesia yang dimuat dalam sebuah wawancara
di mass media di Indonesia dalam kaitannya dengan sikap politik ex-Presiden
RI Gus Dur menjelang jadi presiden, di negeri Belanda di hadapan para
pelarian politik ex-PKI dia menyampaikan permintaan maaf atas keterlibatan
GP Ansor dalam progrom Komunis di tahun 1965. Ben Anderson, sebagai ahli
ke-Indonesiaan modern, menilai Gereja Katolik Indonesia dan kaum Katolik
Indonesia tidak jujur terhadap masyarakat Indonesia dalam berpolitik. 

Umumnya pendukung Gereja Katolik di Indonesia adalah keturunan Tionghoa yang
secara ekonomis unggul dalam masyarakat yang bila ditinjau dari pandangan
sejarah kolonial Keraaj Belanda merupakan partner terpercaya modal Belanda
dan administrasi Belanda selama zaman kolonial. Dan mereka memperoleh tempat
istimewa dalam strata masyarakat kolonial Hindia Belanda. Oleh sebab itu
jika di dalam mailis Komunitas Tionghoa Indonesia ada suara-suara atau
tulisan-tulisan dan ejekan Anti-Islam dan anti-rasulullah Muhammad saw
adalah suatu kelumrahan, sebab ideologi pembentuk weltanschaung mereka
adalah Anti-Islam sebagaimana didekritkan di Vatikan. 

Wassalam,
A.M
----- Original Message ----- 
From: Kartono Mohamad 
To: [email protected] ; [email protected] ;
[email protected] 
Cc: [email protected] 
Sent: Friday, December 26, 2008 12:52 PM
Subject: [ppiindia] milis komunitas tionghoa

Salam semuanya. 
Ada sebuah milis bernama Komunitas Tionghoa Indonesia yang isinya lebih
banyak bernuansa kebencian terhadap Islam (mungkin di sisi lawannya adalah
Hidayatullah atau Sabili), dan berisi ejekan terhadap Muhammad dan Islam
secara berlebihan. Saya khawatir bahwa milis-milis serupa ini disengaja
untuk memancing permusuhan yang lebih keras antara umat islam dan umat
keristen. Lebih mencemaskan lagi karena menggunakan nama komunitas tionghoa,
bisa jadi juga ditujukan untuk memancing permusuhan antara umat islam dengan
keturunan tionghoa, meskipun ada juga keturunan tionghoa yang muslim. 
Jika itu terjadi, maka pecahlah bangsa Indonesia ini. Suatu keadaan yang
mungkin memang diharapkan oleh pengelola milis tersebut. 
Apakah para petinggi republik yang menjadi anggota milis ini menyimak hal
tersebut? Mudah-mudahan. 
Salam 
KM

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]


 
 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke