http://www.tniad.mil.id/1berita.php?pil=53&dn=20081227082920

*PERTEMUAN DUA KOMANDAN WILAYAH SEKTOR TIMUR*
Oleh : Gara Hendrik

27-Dec-2008, 08:29:20WIB


Blate, Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon (26/12). Komandan Satuan tugas
(Satgas) Konga XXV-A/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon),
Letkol CPM Ujang Martenis, melakukan pertemuan dengan Komandan Sector East
Brigadier General Asarta Cuervas yang berasal dari Negara Spanyol, di markas
batalyon Spanyol, Jum'at (26/12).

Pada kesempatan tersebut Komandan Satgas Konga XXV-A/Unifil menjelaskan
bahwa pengiriman Kontingen Indonesia dalam komposisi Satgas Kompi Polisi
Militer TNI adalah yang pertama kali dan merupakan wujud kepercayaan PBB
terhadap Indonesia. Sementara, tugas-tugas yang akan dilaksanakan
diantaranya ; mengatasi dan dapat mengatur lalu lintas bertaraf
internasional, membantu perencanaan, pengendalian serta pengamanan
perpindahan Internal Displace Person (IDP), melaksanakan patroli untuk
menegakkan peraturan dan disiplin, melaksanakan pengumpulan data
nvestigasi/pemeriksaan, pengawalan/Escort International serta pengamanan
VIP/VVIP.

Dansatgas juga menyampaikan bahwa Satgas POM TNI Konga XXV-A/Unifil
berjumlah 75 personel terdiri dari 11 personel Mabes TNI, 30 personel POM
TNI AD, 20 personel POM TNI AL, 14 personel POM TNI AU serta 4 personel
Wanita TNI ( 1 Kowad, 2 Kowal dan 1 Wara ).

Jenderal Asarta Cuervas mengucapkan terima kasih atas informasi yang
diberikan dan merasa yakin bahwa Polisi Militer Indonesia mampu melaksankan
tugasnya dengan baik terutama dalam bidang Kepolisian Internasional yang
sebelumnya ditangani oleh Military Police Tanzania, diantaranya tentang
bagaimana berkoordinasi dengan instansi terkait, melaksanakan patroli di
tempat obyek vital yang ada di wilayah Sektor Timur, serta melaksanakan
penyelidikan dan penyidikan pada kasus-kasus kriminal kecelakaan lalu
lintas.

Komandan Sector East juga menjelaskan mengenai kondisi dan situasi di
wilayah Sektor Timur, khususnya daerah Marjayoun yang jalannya relatif
sangat sepi sehingga kendaraan-kendaraan UN (United Nation) kadang-kadang
melewati batas kecepatan. Dan mengharapkan untuk segera menyesuaikan dengan
sistem yang ada dan lebih sensitif terhadap isu-isu penting dalam
melaksanakan misi serta menjaga kesehatan, keselamatan dan keamanan. (Pa Pen
Satgas POM TNI Konga XXV-A/Dispenad)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke