http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8596

*DUA SUKHOI BARU TNI AU MULAI DIRAKIT*



Makassar - Sebanyak dua pesawat jet tempur Sukhoi TNI -AU yang tiba di
Indonesia Jumat (26/12), mulai dirakit oleh tim teknik Rusia dan personel
Skadron Teknik (Skatek) 044 Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin,
Makassar, Sulsel .

Perakitan dilakukan di hanggar Skatek 044 Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar,
Sulawesi Selatan, Minggu, melibatkan 20 teknisi dari Skatek 044 yang baru
menyelesaikan pendidikan di Rusia dan 24 teknisi *Rusia*.

Proses perakitan diawali dengan pengeluaran sayap pesawat, yang dipasang
lebih dulu bersama penyeimbang horizontal (horizon stabilizer) dan ekor
pesawat (fin), disaksikan Komandan Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel
Pnb Arif Mustofa, Komandan Skadron 11 Lanud Sultan Hasanuddin Letkol Pnb
Widyargo Iko Putro serta Komandan Letkol Tek Skatek 044 Iwan Agung.

Sementara dari pihak Rusia, terdapat perwakilan tim garansi yang akan
`mendampingi` operasional pesawat selama satu tahun, Knapoo (produsen) dan
Sukhoi Company.

Kepala Proyek Sukhoi TNI AU Kolonel Tek Mahandono yang juga hadir mengatakan
kepada ANTARA bahwa perakitan dua Sukhoi jenis SU-30Mk2 itu dijadwalkan
memakan waktu 10 hari.

"Namun, semua tetap sangat bergantung pada kesiapan sarana prasarana
pendukung perakitan seperti `tester` dan lain-lain apakah memadai atau
tidak. Kami berharap semua dapat berjalan sesuai rencana," katanya.

Perusahaan Rusia penghasil pesawat tempur Sukhoi pada 21 Agustus 2007
mengumumkan penjualan enam pesawat tempur tersebut kepada Indonesia senilai
sekitar 300 juta dolar AS (Rp2,85 triliun).

Enam pesawat Sukhoi itu terdiri atas tiga Sukhoi SU-30MK2 dan tiga SU-27SKM,
yang akan melengkapi empat pesawat Sukhoi yang telah dimiliki TNI AU sejak
September 2003.

Tiga pesawat SU-30Mk2 tiba secara bertahap yakni dua unit pada Jumat (26/12)
dan satu unit pada Januari 2009. Sedangkan tiga unit SU-27SKM akan tiba
bertahap pula hingga 2010.

Penandatanganan nota kesepahaman pengadaan enam pesawat Sukhoi itu
dilaksanakan pada 21 Agustus 2007. Pesawat tempur Sukhoi tersebut
menggantikan peran pesawat A-4 Skyhawk dan berbasis di Skadron Udara 11
Pangkalan Udara Sultan Hassanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Setelah seluruh perakitan selesai, maka tiga pesawat akan menjalani uji
terbang sebelum diserahterimakan pihak Rusia kepada Pemerintah Indonesia
yang diwakili Departemen Pertahanan untuk selanjutnya diserahkan kepada
Mabes TNI AU sebagai pengguna.

"Diperkirakan, serah terima akan dilakukan pada akhir Januari 2009 karena
menunggu kesiapan tiga pesawat," ungkap Mahandono.


Sumber : Antara


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke