http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/27/07413347/lahir.prematur.perburuk.sensitivitas
Lahir Prematur Perburuk Sensitivitas
KELAHIRAN seorang anak merupakan saat yang dinantikan banyak orangtua. Namun,
jika anak lahir prematur karena berbagai penyebab, para orangtua hendaknya
mewaspadai proses tumbuh kembang sang buah hati.
Hal ini disebabkan, kelahiran prematur bisa menyebabkan perburukan permanen
pada daya sensor anak. Hasil studi di Inggris terhadap 43 anak usia 11 tahun
yang lahir 14 minggu lebih awal menunjukkan, daya sensor anak-anak itu terhadap
suhu udara berkurang.
Sebagaimana dilaporkan dalam jurnal Pain, kelahiran prematur kemungkinan juga
memengaruhi persepsi tentang rasa sakit. Para investigator dari The University
College London menyatakan, sistem saraf pemicu rasa takut yang biasanya mudah
diserang berubah pada tahap sangat awal perkembangan.
Bayi prematur yang dirawat secara intensif terpapar berulang kali mengalami
prosedur yang menyakitkan, di antaranya pemeriksaan darah, yang kemungkinan
jadi pemicu perubahan sistem saraf itu.
Temuan tersebut penting seiring meningkatnya jumlah bayi yang dilahirkan secara
prematur di seluruh dunia. Semua pihak terkait juga harus mengupayakan
perbaikan kualitas hidup sebagus upaya menyelamatkan jiwa serta menghindari
prosedur menyakitkan yang tidak perlu bagi para bayi yang lahir terlalu muda
itu.
Risiko lebih tinggi
Menurut Prof Neil Marlow, peneliti, sebagaimana dikutip dalam situs BBC, bayi
yang lahir terlalu dini memiliki risiko lebih tinggi terhadap ketidakmampuan
dan serangan penyakit dibandingkan anak-anak yang lahir cukup bulan atau tak
prematur.
Studi EPICure telah mendata anak-anak yang lahir pada akhir tahun 1995. Temuan
terakhir telah memperlihatkan, anak-anak tersebut kurang sensitif terhadap suhu
panas dan dingin.
Hal ini dijumpai pada seseorang yang juga menjalani operasi saat melahirkan
bayi. Sebab, trauma hebat pada masa-masa awal kehidupannya memengaruhi tingkat
kepekaan bayi terhadap suhu udara.
Karena urat saraf yang mentransmisikan suhu badan ataupun rasa sakit adalah
sama, anak-anak yang lahir prematur juga memiliki sensitivitas lebih rendah
terhadap rasa sakit.
Meski perburukan itu tidak menimbulkan dampak terhadap keselamatan jiwa
anak-anak itu, temuan tersebut diharapkan bisa mengubah cara yang akan mereka
jalani dalam hidup.
Marlow menambahkan, penting bagi dokter untuk memahami tidak hanya bagaimana
melakukan intervensi pada tahap paling awal perkembangan bayi memengaruhi
fungsi sensor tubuh pada kehidupan selanjutnya.
Dokter juga harus mengetahui bagaimana meminimalkan prosedur medis yang
menyakitkan bagi bayi prematur.
Dengan meningkatnya angka kelahiran prematur, studi ini akan membantu dokter
meminimalkan prosedur menyakitkan bagi bayi prematur, kata juru bicara Donasi
bagi Bayi yang Butuh Pemeliharaan Khusus, Bliss. (BBC/EVY)
Evy Rachmawati
Sumber : Kompas Cetak
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[email protected]
mailto:[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/