Di tengah keterpurukan dan kegelapan, ternyata masih ada cahaya di ujung 
terowongan!
Kasus PTDI membuktikan, Indonesia pasti bisa dan harus bisa bangkit!
 
=========================================
PT Dirgantara Indonesia Menang Tender US$ 94,5 Juta

Pesawat NC 235-110 menyisihkan pesaing dari Spanyol, Amerika, dan Israel.

Seoul -- PT Dirgantara Indonesia
menang dalam tender pengadaan empat pesawat penjaga pantai untuk Korea
Selatan senilai US$ 94,5 juta. Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia
Budi Santoso dan pemerintah Korea Selatan menandatangani kontrak
jual-beli tersebut di Seoul kemarin. 

Direktur Aircraft Integration PT Dirgantara Budiwuraskito
menjelaskan, setelah melewati serangkaian uji unjuk kerja dan
komersial, pesawat NC 235-110 keluaran PT Dirgantara berhasil
menyisihkan pesaing dari Spanyol, Amerika Serikat, dan Israel.
"Indonesia dinilai mampu mengkombinasikan unjuk kerja dan nilai
komersial yang pas," ujar Budi kepada Tempo. 

Pesawat NC 235-110, ia memaparkan, memiliki jangkauan jelajah 1.150 mil laut 
(nautical miles)
serta sanggup beroperasi hingga delapan jam dengan membawa delapan
orang di dalam kabin yang nyaman. "Spesifikasi teknisnya hanya kalah
oleh pesawat EADS-CASA dari Spanyol, yang bisa menjangkau hingga 1.200
mil laut," kata Budi. Dari segi unjuk kerja, NC 235-110 menempati
posisi kedua, disusul Amerika Serikat dan Israel. 

Sedangkan dari segi komersial, yang mencakup harga dan
dukungan suku cadang, Dirgantara juga berada di posisi kedua dalam
tender yang dibuka pada November lalu tersebut. "Yang pertama adalah
perusahaan dari Amerika Serikat, ketiga Israel, dan yang keempat
Spanyol." 

Soal teknis pembayaran kontrak pesawat ini, kata Budi,
pemerintah Korea Selatan akan memenuhinya secara bertahap sebanyak enam
kali dalam jangka waktu 29 bulan. Pada saat penandatanganan kontrak,
pemerintah Korea Selatan membuka letter of credit senilai US$
16,4 juta, atau 17,4 persen nilai jual. Dirgantara akan mengirimkan dua
pesawat pesanan pada akhir 2010, dan dua lagi pada awal 2011. 

Menurut Budi, pemerintah Korea Selatan juga mengisyaratkan
niatnya untuk membeli lagi empat pesawat serupa pada tahun anggaran
2010. Tahun ini, selain NC 235-110, Dirgantara berhasil menjual dua
helikopter dan satu pesawat lainnya. 

Sedangkan tahun depan, Dirgantara akan menjual empat unit
pesawat NC 235-220, dengan spesifikasi yang lebih tinggi dibanding NC
235-220. "Tiga ke Angkatan Laut dan satu untuk Angkatan Udara," ujar
Budi. Selain itu, Dirgantara berencana mengikuti tender dua unit
pesawat di Kolombia pada Februari mendatang. 
 
BUNGA MANGGIASIH | BAMBANG HARYMURTI 

link: http://www.korantem po.com/korantemp o/koran/2008/ 12/30/Ekonomi_ 
dan_Bisnis/ krn.20081230. 152269.id. html






Satrio Arismunandar 
Executive Producer
News Division, Trans TV, Lantai 3
Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 
Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4023,  Fax: 79184558, 79184627
 
http://satrioarismunandar6.blogspot.com
http://satrioarismunandar.multiply.com  
 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke