http://www.republika.co.id/berita/22104.html

JK Kampanye Pakai Sepatu Produksi Dalam negeri
By Republika Newsroom
Selasa, 23 Desember 2008 pukul 09:13:00

JAKARTA -- Jika Presiden Amerika Serikat George Bush justru dilempar sepatu
saat kunjungan ke Irak. maka lain lagi halnya dengan Wakil Presiden Jusuf
Kalla, meski sama-sama soal sepatu.

Namun bagi Wapres, sepatu bisa menunjukkan rasa nasionalisme. Meski bukan
dengan cara melempar ke kepala negara lain. "Jadi mulai besok anda, para
pengusaha pakai sepatu dalam negeri," kata Wapres saat menutup Munas V Kadin
di Jakarta .

Menurut Wapres, jika semua pengusaha anggota Kadin memelopori penggunaan
sepatu dalam negeri maka langkah itu tentu akan dahsyat hasilnya.
Industri sepatu dan turunannya pasti akan berkembang pesat.

Wapres mencontohkan ketika dimulainya gerakan lepas jas beralih ke baju
batik, orang pesimis.

"Sekarang kita berhasil tidak mengenakan jas karena saya dan Presiden
Yudhoyono kenakan terus batik," kata Wapres.

Karena itu, Wapres menantang para pengusaha untuk segera memulai gunakan
produk dalam negeri. Wapres tidak ingin mendengar lagi pengusaha meminta
insentif pajak dan sebagainya.

"Pokoknya mulai besok kita saling periksa sepatunya. Jadi nanti kalau datang
ke kantor Wapres saya akan periksa sepatunya dulu," kata Wapres yang
disambut tawa.

Gerakan pakai sepatu produk dalam negeri tersebut menurut Wapres penting
dilakukan untuk menumbuhkan dan memperkuat ekonomi dalam negeri.

Dalam krisis global tambah Wapres yang perlu dilakukan adalah menumbuhkan
daya beli dalam negeri. Salah satunya melalui gerakan penggunaan produk
dalam negeri.

Namun, ngomong-ngomong sepatu Wapres masih produk luar negeri atau tidak.
Dan tidak tanggung-tanggung, ketika keluar menuju mobil Wapres bersama Meneg
LH Rahmat Witoelar, Ketua Umum Apindo Sofyan Wanandi, Menperin Fahmi Idris
dan Kepala BKPM M Lutfie tiba-tiba Wapres mencopot sepatunya dan langsung
diperlihatkan.

Rahmad Witoelar pun langsung menyamber sepatu Wapres. Sambil
membolak-balikkan sepatu Wapres, Rahmad bersama Sofyan Wanandi
geleng-geleng."Wah ini sih bener. Sepatu Cibaduyut (Bandung). Bener," kata
Rahmat Witoelar serius dan diulang lagi ketika ditanya wartawan. "Sungguh
saya tidak bohong, sepatu Cibaduyut," kata Rahmat.



Kirim email ke