http://www.antara.co.id/arc/2009/1/3/harga-minyak-rebound-di-atas-46-dolar-per-barel/
*Harga Minyak Rebound di Atas 46 Dolar per Barel* New York (ANTARA News) - Harga minyak meningkat pada hari pertama 2009, Jumat, sehubungan para investor memusatkan perhatian mereka pada berbagai komoditas di tengah ketegangan terkait serangan Israel ke Gaza, dan perselisihan gas Rusia-Ukraina. Kontrak utama pasar New York, minyak mentah light sweet untuk penyerahan Pebruari, naik 1,74 dolar dari penutupannya pada Rabu menjadi 46,34 dolar, Jumat, di New York Mercaantile Exchange (NYMEX). Di London, harga minyak mentah Brent Laut Utara untuk pengiriman Pebruari naik 1,32 dolar menjadi 46,91 dolar per barel di bursa InterContinental Exchange (ICE). Para pedagang menyatakan harga yang sangat mudah berubah merupakan pencerminan sepinya perdagangan, karena sentimen para investor masih diliputi suasana liburan menjelang akhir pekan, "Harga yang mudah berubah sangat mengherankan," kata analis independen Ellis Eckland, mencermati para investor memusatkan perhatian pada berbagai komoditas setelah mengalami "kuartal terburuk". Belum ada tanda-tanda Israel akan mengurangi pemboman atas Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. Sejak Israel melancarkan seranga udara dan laut pada Sabtu pekan lalu, sedikitnya 432 warga Palestina tewas dan 2.150 lainnya luka-luka, demikian menurut para petugas medik Gaza. Pasar juga mengamati dengan seksama perselisihan gas Rusia-Ukraina setelah Moskow memangkas pasokan untuk pasar Ukraina pada Hari Tahun Baru karena belum dibayarkan rekening tagihan. Perselisihan ini meningkatkan pula kekhawatiran di kalangan negara Uni Eropa. Harga tetap akan berada pada level saat ini sampai presiden terpilih Barack Obama mulai berkuasa pada 20 Januari, ketika kebijakannya mengenai ekonomi AS, Iran dan pertikaian Israel-Hamas menjadi jelas, kata Dave Ernsberger, analis pada Platts, kepada AFP. (*) [Non-text portions of this message have been removed]

