http://www.detikfinance.com/read/2008/12/23/104403/1058191/480/cimahi-jadi-basis-industri-animasi

*Cimahi Jadi Basis Industri Animasi*
Suhendra - detikFinance


*Jakarta* - Ketergantungan Indonesia terhadap konsumsi produk animasi
(kartun) asing nampaknya sebentar lagi akan berkurang. Pemerintah akan
mengembangkan industri animasi dalam negeri, dimana Kota Cimahi ditetapkan
sebagai basis kota pengembangan industri Animasi.

"Sedang dikembangkan pusat pengembangan industri animasi di Cimahi
bekerjasama dengan Pemerintah Kota Cimahi," kata Sekjen Departemen
Perindustrian Agus Tjahajana, dalam acara pemaparan kinerja industri tahun
2008 di Departemen Perindustrian, Jakarta, Selasa (23/12/2008).

Menurut Agus, penetapan Kota Cimahi sebagai basis kota pengembangan industri
animasi tidak terlepas dari regulasi pemerintah terkait kebijakan industri
nasional (KIN), yang merupakan penjabaran dari PP No 28 tahun 2008 mengenai
KIN.

Produk animasi ditetapkan oleh pemerintah sebagai bagian dari industri
kreatif informasi dan komunikasi diantaranya termasuk software, animasi, dan
konten.

"Industri kreatif informasi dan komunikasi telah ditetapkan sebagai industri
prioritas khususnya industri animasi," jelas Agus.

Industri kreatif animasi merupakan cabang dari industri telematika yang
diperkirakan sampai akhir tahun 2008 ini mengalami pertumbuhan 12,7%.
Pemerintah sudah mencanangkan tahun 2009 sebagai tahun ekonomi kreatif
Indonesia.

Seperti diketahui di negara-negara maju pusat-pusat industri kreatif
termasuk perfilman sudah sangat mengakar misalnya India terkenal dengan kota
perfilmannya yaitu Bollywood, AS terkenal dengan Hollywood dan lain-lain.

Selama ini Indonesia terlalu banyak diserbu dengan produk-produk animasi
asing termasuk paling banyak dari Jepang seperti Doraemon, Sailormoon dan
lain-lain. Untuk langkah awal Departemen Perdagangan telah mengembangkan
produk animasi Kabayan yang sudah tampil di stasion televisi milik
pemerintah.(hen/qom)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke