06/01/09 11:53

Presiden: Pers Indonesia Paling Bebas di Asia


Jakarta (ANTARA News) - Seiring transformasi bangsa yang sedang dan terus 
dilakukan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai pers Indonesia adalah yang 
paling bebas di kawasan Asia.

"Presiden melihat pers adalah salah satu pilar demokrasi dan yang dibanggakan 
adalah di region Asia pers Indonesia salah satu yang paling bebas," tutur Juru 
bicara Kepresidenan, Andi Mallarangeng, setelah mendampingi pertemuan pimpinan 
Globe Media Grup dengan Presiden Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, Jakarta, 
Selasa.

Tidak seperti negara-negara lain di kawasan Asia, Presiden menilai saat ini 
tidak ada lagi aturan-aturan yang dapat mengekang kebebasan pers di Indonesia.

Untuk itu, Andi mengatakan, Presiden berharap pers Indonesia dapat menjadi 
titik acuan atau "benchmark" di kawasan Asia.

Menurut dia, Presiden menyatakan di Indonesia tidak ada lagi sensor terhadap 
pemberitaan sehingga pers seharusnya dapat lebih leluasa dan adil dalam 
memberikan informasi guna mencerdaskan masyarakat.

Presiden, lanjutnya, memberikan dukungan kepada media yang independen dengan 
tujuan memberi pencerahan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari industri yang menyediakan lapangan kerja, Presiden juga 
menyambut baik media massa baru yang bermunculan di Indonesia. 

"Di Indonesia ada anggapan pers adalah `Sunset Industry`, itu tidak benar. 
Indonesia adalah `Emerging Country`, negara yang sedang berkembang. Dan, salah 
satu yang berkembang adalah industri media," tuturnya. 

Sementara itu, penanggungjawab Jakarta Globe, Sigit Pramono, mengatakan dalam 
pertemuan dengan Presiden Yudhoyono ia melaporkan aktivitas Globe Media Grup 
yang baru meluncurkan suratkabar harian berbahasa inggris, Jakarta Globe.

Melalui format koran berbahasa Inggris, Sigit mengatakan, Globe Media Grup 
berharap Jakarta Globe dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan Indonesia 
kepada khalayak berbahasa Inggris.(*)

COPYRIGHT © 2009

 

http://www.antara.co.id/arc/2009/1/6/presiden-pers-indonesia-paling-bebas-di-asia/




      

Kirim email ke