http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=8609

 *TNI DI LEBANON SIAPKAN PASUKAN REAKSI CEPAT
*
*Jakarta - Kontingen Garuda (Konga) XXVI-A *yang tergabung dalam Pasukan
Pemelihara Perdamaian PBB di *Lebanon Selatan* (UNIFIL), telah menyiapkan
Tim Reaksi Cepat untuk mengantisipasi situasi yang memanas di Lebanon,
seiring dengan agresi Israel ke Palestina.

Perwira Penerangan Konga XXVI-A, Kapten Laut (KH) Hondor Saragih dalam surat
elektronik kepada ANTARA di Jakarta, Kamis, mengatakan, tim reaksi cepat
akan menggunakan kendaraan tempur VAB Tim Reaksi Cepat Kontingen Garuda
XXVI-A untuk berpatroli dengan perimeter 500 m dari luar camp bersama Tim
Reaksi Cepat Itali.

"Selain itu, kami juga meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pelatihan
penyelamatan diri seperti masuk `shelter` atau sebuah tempat perlindungan
yang terbuat dari beton, di Camp Sudirman, Lebanon," katanya.

Agresi Israel terhadap Palestina yang berlangsung dua pekan, bisa
menimbulkan aktivitas balas dendam terhadap Israel yang dilakukan pengungsi
Palestina dan juga pendukung Hammas di Lebanon.

Terkait itu, Komandan UNIFIL menyatakan status siaga UNIFIL naik menjadi
"Kuning Plus", serta memerintahkan semua unit melakukan pengawasan melekat
dan keamanan di daerah operasi terutama daerah selatan Lebanon .

Selain itu, seluruh unit UNIFIL di lapangan diminta dapat mendeteksi dan
mencegah semua aktivitas mencurigakan atau aktifitas permusuhan, melalui
pelaksanaan konsep operasi di enam titik di sepanjang sungai Litani, dengan
berkoordinasi melekat dengan Lebanese Armed Force (LAF).

Peningkatan pengamanan juga dilakukan di area 15 kilometer dari Blue Line
atau pagar pembatas antara Lebanon dengan Israel dengan memeriksa secara
rutin tempat peluncuran roket lama dan kemungkinan peluncuran roket baru.

Pada Kamis (8/1) tiga roket yang ditembakkan dari Lebanon menghantam Israel
utara dan mengakibatkan dua orang luka ringan.

Roket-roket itu adalah yang pertama ditembakkan dari Lebanon sejak tahun
2007 , dan terjadi pada hari ke-13 serangan negara Yahudi itu di Jalur Gaza.
Tidak segera jelas siapa yang menembakkan roket-roket itu.

Sumber-sumber keamanan Lebanon mengatakan antara tiga dan lima roket
ditembakkan dari Lebanon selatan ke Israel utara.


Sumber : Antara


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke