Bila Israel menyerang pasukan RI, RI akan maklumkan perang terhadap Israel
http://www.detiknews.com/read/2009/01/10/101734/1066068/10/yusron-pasukan-penjaga-perdamaian-ri-terancam-jadi-sasaran-israel Yusron: Pasukan Penjaga Perdamaian RI Terancam Jadi Sasaran Israel Arifin Asydhad - detikNews Pasukan Garuda (Foto: detikcom) Jakarta - Serangan Pasukan penjaga perdamaian Indonesia terancam menjadi sasaran Israel. Gara-garanya, serangan roket Hizbullah dari Libanon ke Israel, membuat Israel bisa memperluas wilayah serangannya. "Terutama sekali, terhadap Desa Nakura, tempat serangan itu berasal. Karena Nakura berada dalam wilayah operasi Pasukan Perdamaian Garuda XXIII. Ini berarti Pasukan Penjaga Perdamaian kita terancam menjadi sasaran serangan Israel," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PBB) Yusron Ihza Mahendra. Yusron menyampaikan hal itu dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Sabtu (9/1/2009). "Untuk itu, Dansatgas kita di Lebanon perlu meningkatkan kewaspadaan dan meningkatkan patroli agar serangan serupa tidak terulang," imbuh adik mantan Menkum HAM Yusril Ihza Mahendra ini. Memperluas wilayah konflik Israel-Palestina dengan menyeret Libanon, imbuh Yusron, akan membuat konflik sekarang bertambah luas dan rumit. Korban sipil pun akan bertambah. Padahal, yang dikehendaki adalah penyelesaian konflik, bukan memperluasnya. "Sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian, sikap netral harus tetap dijaga. Kita bukanlah pasukan yang harus bertempur pada salah satu dari pihak-pihak yang bersengketa," ujar dia. Koordinasi Mabes Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan prajurit di lapangan, imbuh dia, perlu dientensifkan. "Kommisi I DPR RI siap mengambil langkah-langkah yang diperlukan," tandas dia.(asy/nwk) [Non-text portions of this message have been removed]

