http://www.antara.co.id/arc/2009/1/11/hizbullah-peringatkan-israel-agar-tak-picu-konflik-di-lebanon/

*Hizbullah Peringatkan Israel Agar Tak Picu Konflik di Lebanon*


*Beirut *(ANTARA News) - *Hizbullah*, Sabtu, memperingatkan Israel agar tak
memanfaatkan insiden peluncuran roket dari Lebanon Selatan ke negara Yahudi
itu sebagai dalih untuk memicu pertikaian dengan kelompok gerilyawan Syiah
tersebut.

Hizbullah, kekuatan militer dan politik yang berpengaruh dan kokoh
mengatakan kelompok itu siap menanggapi dengan penuh kekuatan jika diserang
Israel.

Sedikitnya tiga roket Katyusha telah ditembakkan ke Israel utara dari
Lebanon Selatan, Kamis, dalam serangan yang dianggap sebagai memiliki kaitan
dengan serangan Israel di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.

Hizbullah, yang masih mempertahankan kubu pertahanannya di eelatan, menolak
bertanggungjawab atas serangan yang melukai dua orang itu. Pemerintah
Lebanon mengutuk serangan itu sebagai pelanggaran atas resolusi Dewan
Keamanan PBB yang menghentikan perang 2006 antara Israel dan Hizbullah.

Bahkan sebelum insiden Kamis, pertempuran di Gaza telah meningkatkan
ketegangan di sepanjang perbatasan Libanon-Israel, dengan Hizbullah dan
Israel dalam keadaan siaga.

"Kami siap untuk menghadapi setiap kebodohan. Kami memiliki kebijakan,
kesabaran dan kekuatan yang memungkinkan kami untuk menghadapi berbagai hal
dengan tenang. Kami tidak akan terseret ke dalam apa yang kami tidak
inginkan atau apa yang kami tidak putuskan sendiri," kata Mohammed Raad,
pemimpin blok parlemen Hizbullah, seperti dilaporkan Reuters.

"Kami tidak akan memperkenankan diri kami diserang dalam keadaan bagaimana
pun, dengan dalih roket tak dikenal atau dengan alasan kegirangan kemenangan
di sini atau di sana."

Hizbullah tampaknya merujuk pada skenario, begitu Israel mengumumkan
kemenangan di Gaza, maka Israel kemudian akan menyerang Hizbullah, yang
tetap kokoh bertahan dalam perang 34 hari melawan Israel pada 2006.

"Kami akan mewaspadai Israel. Dan kami akan membuktikan bahwa kesiapsiagaan
ini lebih besar ketimbang yang dibayangkan lawan," kata Raad pada massa
Syiah yang berkumpul di Nabatiyeh di Libanon selatan.

Israel telah memobilisasi puluhan ribu cadangan sejak awal serangan darat di
Gaza. Militer tidak mengatakan di mana mereka akan dikerahkan, tapi ada
spekulasi di media Israel bahwa beberapa dari mereka itu akan ditempatkan di
utara.

Hizbullah menyebutkan pejuangnya telah waspada sejak awal konflik, khawatir
bahwa serangan Israel di Gaza dapat menandai awal dari serangan lebih luas
Israel terhadap musuh-musuhnya.

Hizbullah, yang seperti Hamas didukung oleh Iran, telah mengatakan mereka
yakin kelompok Islam itu akan muncul mencapai kemenangan dalam serangan
besar-besaran Israel di Gaza yang dimulai 27 Desember.

Para pejabat Hamas mengatakan Israel sejauh ini telah membunuh 821 warga
Palestina, banyak dari mereka wanita dan anak-anak. Sepuluh tentara dan tiga
warga Israel juga tewas. (*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke