Palestina dan Sekitarnya 


Palestina dan Sekitarnya
Oleh : Mochammad Moealliem

Beberapa waktu yang lalu saya kaget saat menyimak berita tentang pelemparan 
sepatu kepada presiden amerika George W. Bush, ada yang unik bagi saya, 
ternyata pengamanan yang begitu ketat untuk presiden masih juga tak mampu 
menembus rahasia dibalik hati seseorang. Adalah malu yang membuncah untuk semua 
yang bertanggungjawab mengamankan presiden atas tragedi yang terjadi, meskipun 
toh saya tak tahu bagaimana nasib sang pelempar itu.

Mungkin tidak salah jika saya mendengar beberapa orang berkata, bahwa hal itu 
adalah realitas dari pelemparan jumroh yang selalu diabadikan dalam ritual 
haji, dimana hal demikian adalah mengenang perjuangan berat nabi Ibrahim 
melawan para iblis yang berusaha menggagalkan apa yang diperintahkan Tuhannya, 
namun adakah wartawan itu juga mencoba melawan sebuah dinasti yang begitu susah 
ditembus dengan kekuatan apapun? Dengan menggunakan kekuatan yang tersimpan 
rapi di setiap hati manusia, bahkan syuudzon para security pun tak mampu 
memprediksi apa yang akan terjadi dalam tragedi itu.

Sehebat apapun iblis tak akan mampu mengetahui rahasia yang tersimpan di hati 
manusia, dengan catatan manusia tak membocorkannya, ada mungkin beberapa orang 
yang diberitahu sedikit tentang apa yang ada di hati seseorang atas izin Allah, 
namun tentunya hanya sebagian yang sangat kecil dan tentunya ada dalam keadaan 
tertentu. Hal demikian sesuai dengan kaidah bahwa “ad dlomir fiddlomir, wa man 
lam ya’rif marjia dlomir falaisa lahu dlomir”.

Sebuah kata yang butuh penafisran untuk memahaminya, anda tidak percaya coba 
silahkan terjemahkan dan katakan padaku apa maksudnya? Setebal kamus apapun 
yang anda miliki, belum tentu bisa menjawabnya. Kecuali anda tahu apa yang ada 
dihati saya, atau Allah memberitahumu atas teka-teki ini, nah untuk mengukur 
kemampuan pembaca saya akan menunggu jawaban anda?

Sekarang kita ke Palestina, terpuruknya harga minyak dunia membuat banyak orang 
senang dan banyak orang sedih, yang senang tentunya konsumen minyak tersebut, 
sementara yang susah adalah produsen dan beberapa orang yang punya saham dalam 
hal itu, dan telah sering kita melihat bahwa sebuah ketegangan akan menaikkan 
harga minyak, maka tak ayal jika akibat agresi yang terjadi di Palestina 
minggu-minggu ini sudah mulai menaikkan harga minyak dunia.

Sekaligus memindahkan sorot wartawan dari sepatu terbang yang membuat sejarah, 
yang membuat amerika dipermalukan, serta memberitahukan pada dunia bahwa negara 
disekitar palestina adalah pengecut dan seolah tutup mata dan tutup telinga 
sambil menikmati sungai-sungai yang airnya terbuat dari dollar, sementara 
orang-orang di negera miskin seperti indonesia hanya mampu berteriak dengan 
membakar bendera dan poster sebagai bentuk kebencian pada pihak tertentu, ada 
juga yang memang turut prihatin dengan apa yang terjadi diluar sana tanpa tahu 
apa sebenarnya yang menjadi akar masalah.

Sekedar info, beberapa bulan yang lalu saya masih bisa merasakan dengan jelas 
bahwa, rakyat palestina masih terpecah, antara hamas dan fatah terjadi bentrok 
fisik bahkan baku tembak, sabotase listrik dan berbagai macam hal, bagi saya 
itu adalah kondisi Indonesia dizaman penjajahan belanda dimana setiap kerajaan 
tak bisa disatukan, dengan begitu musuh akan mudah menghancurkan satu demi satu.

Coba lihat sekarang di Palestina, kenapa mereka terlalu sulit disatukan, 
ataukah karena budaya kerajaan masih menjadi budaya jiwa mereka yang tak bisa 
berfikir panjang, ataukah memang Palestina memang arena perang? Tiga agama 
besar hidup disana, namun kenapa tak bisa bersatu? Apakah mereka bukan rakyat 
palestina?dan kenapa perang yang terjadi hanya perang Israel versus Hamas? Dan 
bukan Israel versus Palestina?

Menarik bukan? Setelah Israel versus Hisbullah, sekarang versus Hamas, dan 
lihatlah peran pemerintahnya dalam menghadapi hal ini, apalagi para petinggi 
pemerintah berasal dari lawan politik partai tersebut. Lihatlah Gaza yang 
terpencil itu! Dan menjadi bazis pendukung partai Hamas dan terjepit pada 
lingkungan yang tidak mendukung, disertai watak rakyat Gaza yang keras kepala 
yang turun temurun dari watak arabnya.

Benar bahwa bersatu kita teguh bercerai kita runtuh, kalau saja rakyat 
Palestina bisa mengambil falsafah hidup dari Indonesia, tentunya dengan senjata 
batu akan bisa menang, sebagaimana Indonesia dengan senjata bambu runcing.

Sekarang coba kita teliti lebih dekat, Palestina mempunyai banyak pemeluk 
agama, Islam, Kristen, Yahudi. Nah sekarang yang sedang konflik itu Palestina 
atau Hamas? Perang antar pemeluk agama atau perang antar negara? Ataukah perang 
antara Israel sebagai sebuah negara dengan Hamas sebagai partai? Ataukah Israel 
sebagai yahudi dan Hamas sebagai Islam?!.

Jika Hamas sebagai partai dalam perang ini, saya kira kita tak berhak ikut 
campur, akan tetapi jika Hamas adalah sebagai negara Palestina maka negara kita 
yang berhak ikut campur, dan jika Hamas sebagai Islam maka semuanya akan ikut 
campur. Namun meskipun demikian kita tetap mengutuk peperangan karena hal 
demikian adalah melanggar azas kemanusiaan.

Dua hal yang sama-sama keras jika tabrakan salahsatunya akan mengalami 
kehancuran, Israel dan Hamas adalah dua hal yang sama-sama berwatak keras, jika 
hendak menolong mereka, maka jadilah yang lunak diantara mereka, jika mendukung 
satu pihak tak akan aneh jika pihak lain juga akan didukung, lalu kapan 
berakhirnya? Bahkan hanya akan memperluas arena perang dan memperbanyak 
pesertanya, serta akan memperbanyak korban.

Allim
Tangerang, Selasa 13 Januari 2009




Mochammad Moealliem
http://www.muallimku.blogspot.com or 
http://tech.groups.yahoo.com/group/kang_guru/
Virtual Islamic Education klik disini


[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg 
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. 
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke