http://www.tniad.mil.id/1berita.php?pil=53&dn=20090112131801

*PATROLI INDOBATT TEMUKAN UXO*
Oleh : Gara Hendrik

12-Jan-2009, 13:18:01WIB


(*Adshit al Qusayr*), Senin (12/1). *Patroli Indobatt (Indonesian
Battalion)/Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL* kembali menemukan
UXO (Unexploded Ordnance) di daerah perbatasan antara Al Qantarah dengan
Gandouriyah (CO. 727901-683888), Minggu (11/1) pukul 10.45 waktu Lebanon
(LT/Lebanon Time). Patroli yang dipimpin oleh Letda Inf. Suprianto
Darmansyah, Danton 3 Kompi D (Abituren Akmil 2006) berangkat dari home base
pukul 07.00 LT, dengan route UN POSN 7-1 - Adshit al Qusayr - Al
Qantarah-Gandouriyah (Check Point 4).

Sekembalinya dari Random Check Point patroli mendapat informasi dari
masyarakat A.n. Hassan Hizazi seorang penggembala ternak tentang keberadaan
UXO. Dari laporan warga tersebut, patroli langsung menuju TKP dan
mendapatkan sebuah UXO yang diperkirakan berasal dari cluster bomb. Untuk
mengamankan temuan UXO tersebut komandan patroli langsung menghubungi
Indobatt G2 (Kasi Intel Batalion) guna penanganan lebih lanjut. Penemuan
tersebut langsung dilaporkan ke markas sektor timur Unifil untuk
penyelesaian lebih lanjut.

UXO adalah sisa-sisa peralatan perang yang belum meledak yang telah
digunakan oleh IDF (Israeli Defence Forces) dalam perang 34 hari tahun 2006
di Lebanon. UXO dapat berupa serpihan bom cluster, proyektil artileri maupun
roket. Sejak dihentikannya perang antara Israel dan Hezbollah tahun 2006,
diperkirakan masih terdapat 4 juta UXOs yang tersebar diseluruh wilayah
Lebanon yang sengaja disebar oleh IDF sebelum mereka meninggalkan Lebanon
Selatan dan ini adalah benda mematikan yang tidak jarang membunuh warga yang
tidak berdosa.

Tercatat ada beberapa insiden mematikan akibat UXO pada beberapa bulan
terakhir, yaitu di Adshit al Qusayr, seorang petani yang sedang membajak
tanahnya dengan traktor tewas seketika saat berusaha memindahkan batu yang
kemudian melindas UXO dan seorang tukang besi yang mencoba memotong
proyektil yang ditemukan dengan maksud menjadikannya menjadi beberapa bagian
namun meledak saat di las. Disamping UXO, satu hal yang sangat membahayakan
bagi peace keepers yang tergabung dalam misi UNIFIL adalah ranjau yang juga
masih tersebar di wilayah operasi UNIFIL termasuk di area of responsibility
(AOR) Indobatt. (Pa Pen Satgas Konga XXIII-C/UNIFIL/Dispenad)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke