http://www.kompas.com/read/xml/2009/01/13/20465777/wika.dapat.proyek.jembatan.di.aljazair.
Wika Dapat Proyek Jembatan di Aljazair
JAKARTA, SELASA - PT.Wijaya Karya Tbk akan menggarap lima unit jembatan di
Aljazair dengan nilai pekerjaan Rp 400 miliar yang akan difinalisasi Februari
2009 dan akan diselesaikan untuk jangka waktu 1,5 tahun.
"Saat ini, kami tengah minta dukungan Bank Indonesia untuk mendapatkan
referensi perbankan di Aljazair," kata Direktur Utama PT.Wijaya Karya Tbk,
Bintang Perbowo, di Jakarta, Selasa (13/1).
Hal ini disampaikan Bintang usai mendampingi Menteri Pekerjaan Umum Aljazair,
Amar Ghoul, saat mengunjungi pabrik beton pracetak di Gunung Putri Bogor milik
anak usaha PT.Wika Beton.
Bintang kepada wartawan mengatakan, dukungan BI sangat dibutuhkan
meningat Indonesia belum memiliki kantor cabang di Aljazair untuk dijadikan
sebagai bank koresponden selama proyek berjalan.
Bersama konsorsium Kajima Taisei Jepang, Wika sebelumnya menggarap
pembangunan jalan tol East West Motorway menghubungkan Maroko dengan
Aljazair Timur dengan nilai pekerjaan Rp 415,6 miliar untuk paket Wika
sepanjang 104 kilometer dari total panjang 1.200 kilometer.
Pembangunan proyek ini, kata Bintang, dimulai 2007 akhir serta
diharapkan selesai pada 2010. Di proyek itu sudah ada 1.000 pekerja dari
tingkat manajerial, staf, sampai tenaga lapangan serta akan ditambah 300 lagi
dalam waktu dekat, ujarnya.
Bintang mengatakan, dalam rangka memudahkan pekerjaan, Wika telah
mengekspor pabrik beton pracetak dengan nilai Rp 78 miliar ke Aljazair
berikut operator yang didatangkan dari seluruh Indonesia.
Dalam kunjungan ini, Menteri PU Aljazair, Amar Ghoul menawarkan,
sejumlah proyek besar di Aljazair yang dapat digarap Wika maupun kontraktor
Indonesia mulai dari pembangunan jalan baru sepanjang 30.000 kilometer.
Kemudian pembangunan jalan layang sepanjang 5.000 kilometer, pelabuhan
perdagangan, dan penangkapan ikan sebanyak 13.000 lokasi, serta 15.000
pelabuhan udara, serta 1 juta rumah bagi penduduk Aljazair, jelasnya.
Secara keseluruhan proyek yang ditawarkan mencapai 180 miliar dollar AS yang
meliputi proyek-proyek prasarana 30 miliar dollar AS, jaringan kereta api 30
miliar dollar AS, perumahan 100 miliar dollar AS, serta proyek lain 20 miliar
dollar AS.
Menteri PU Aljazair mengatakan, untuk mengikuti proyek di Aljazair tidak perlu
tender cukup menggandeng mitra lokal yang menggarap proyek di negaranya berasal
dari BUMN maupun swasta.
Tawaran dan kemudahan mengikuti proyek di Aljazair karena hubungan kedekatan
kedua negara sejak penjajahan, kedua negara-negara sama-sama
memberikan pengakuan saat memproklamirkan kemerdekaan Aljazair dari
Prancis dan Indonesia dari Belanda.
XVD
Sumber : Ant
[Non-text portions of this message have been removed]