http://www.tniad.mil.id/1berita.php?pil=8&dn=20090113135211

*KODAM JAYA DAN PEMPROV DKI ATASI BENCANA ALAM DI JAKARTA*
Oleh : Genaria Pandjaitan

13-Jan-2009, 14:41:44WIB


*Kodam Jaya/Jayakarta* bekerjasama dengan *Pemerintah DKI Jakarta* secara
bersama-sama dan bahu membahu mengatasi kejadian bencana alam berupa bencana
banjir yang terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Selatan yang
terjadi pada tanggal 10 Januari 2009 dengan mengerahkan seluruh kemampuannya
untuk dapat mengatasi dan mengevakuasi para korban bencana banjir tersebut
sehingga tidak banyak terjadi korban terutama korban manusia.

Dalam mengatasi bencana alam banjir tersebut dibantu pula oleh para relawan
dari berbagai LSM serta unsur-unsur lain yang berkaitan dengan
penanggulangan bencana alam yang ada di wilayah Jakarta". Kegiatan tersebut
adalah merupakan suatu simulasi yang dilaksanakan oleh Kodam Jaya
bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dan unsur lainnya
bila terjadi suatu bencana alam terutama bencana alam banjir yang setiap
tahunnya selalu melanda wilayah DKI Jakarta.

*Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo* yang didamping oleh *Pangdam
Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro* dengan resmi
menutup latihan gabungan terpadu penanggulangan bencana alam TA 2008 di
wilayah DKI Jakarta, bertempat di halaman parkir Apartemen Laguna Pluit
Jakarta Utara dalam sebuah upacara penutupan latihan, Sabtu (10/01).

Untuk dapatnya tercipta suatu kerjasama dalam mengatasi bencana alam yang
terjadi di wilayah DKI Jakarta, maka mulai tanggal 6 sampai dengan 8 Januari
2009 telah dilaksanakan kegiatan latihan gabungan terpadu berupa Geladi
Posko yang dilaksanakan di Markas Kodam Jaya Jln. Mayjen Sutoyo No 5
Cililitan Jakarta Timur. Dan puncak dari latihan gabungan terpadu
penanggulangan bencana alam di DKI Jakarta adalah berupa simulasi Geladi
Lapang penanggulangan bencana alam banjir yang diselenggarakan di wilayah
Kelurahan Pluit Jakarta Utara dan Kelurahan Bidara Cina Jakarta Selatan.

Dalam simulasi penanggulangan bencana alam ini Kodam Jaya yang dibantu oleh
pasukan TNI Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Polda Metro Jaya dengan
mengerahkan berbagai alat peralatan untuk mengatasi dan menanggulangi
bencana banjir di wilayah DKI Jakarta. Pasukan TNI AD, AL dan AU dan Polri
dikerahkan sebanyak 1.000 personel. Sedangkan dari Pemprov DKI dan
Masyarakat dikerahkan sebanyak 3.000 orang.

Direktur Geladi Latihan Gabungan Terpadu Penanggulangan Bencana Alam tahun
2008 di wilayah DKI Jakarta Kasdam Jaya Brigadir Jenderal TNI Moeldoko,
memimpin pelaksanaan Geladi Lapang (Simulasi) Latihan secara terpadu
bertempat di lapangan Apartemen Laguna Jln. Pluit Raya Kelurahan Pluit
Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara dan Kelurahan Bidara Cina Jakarta
Selatan.

Kegiatan Latihan Gabungan Terpadu Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2008
yang telah dibuka dalam suatu upacara di Lapangan Upacara Kodam Jaya pada
tanggal 6 Januari 2008 oleh Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI
Darpito Pudyastungkoro, yang kemudian dilanjutkan dengan Latihan Geladi
Posko selama 3 hari, bertempat di Markas Kodam Jaya  yang diikuti oleh
seluruh peserta latihan dari unsur TNI AD, AL, AU dan Polda Metro Jaya serta
Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dan LSM serta Yayasan Kemanusiaan.

Pada Geladi Posko tersebut dilatihkan berbagai teknik berkoordinasi bila
terjadi suatu bencana alam yang berupa bencana banjir di wilayah DKI
Jakarta. Pada latihan tersebut wilayah yang dilibatkan adalah wilayah yang
sering terkena bencana banjir yaitu wilayah Kodim 0502/Jakarta Utara,
wilayah Kodim 0504/Jakarta Selatan dan wilayah Kodim 0505/Jakarta Timur.

Kegiatan latihan Geladi Posko berakhir pada tanggal 8 Januari 2009
dilanjutkan dengan puncak latihan gabungan tersebut yaitu berupa Geladi
Lapang/Simulasi Penanggulangan Bencana Alam di wilayah Pluit Jakarta Utara
dan Bidara Cina Jakarta Selatan, yang mengerahkan jumlah personel peserta
latihan gabungan sebanyak 4.000 personel yang terdiri dari unsur TNI,
Pemprov DKI, LSM, Yayasan Kemanusiaan dan masyarakat. Dalam latihan/simulasi
tersebut dipraktekan hasil dari materi latihan pada Geladi Posko, dan pada
pelaksanaan geladi lapang juga diselenggarakan kegiatan sosial berupa
pengobatan gratis bagi masyarakat di daerah latihan tersebut.

Dalam amanatnya Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyampaikan bahwa,
pelaksanaan Geladi Posko dan Geladi Lapang yang melelahkan namun dapat
berjalan dengan lancar dan semakin meningkatkan kemampuan peserta untuk
menanggulangi bencana. Dari substansi dan kegiatan latihan yang telah
dilaksanakan, dapat menjadi momentum penting bagi peningkatan kerjasama yang
semakin erat antara unsur Pemerintah DKI Jakarta dengan TNI dan Polri serta
seluruh unsur masyarakat yang tergabung didalam upaya penanggulangan bencana
di wilayah DKI Jakarta.

Gubernur memberikan apresiasi yang tinggi kepada peserta latihan dari unsur
Satkorlak dan Satlak atas kesungguhan dan dedikasi untuk belajar dan
berlatih melalui serangkaian latihan yang telah dilaksanakan selama 4 hari.
Para peserta dapat memahami peran masing-masing sesuai fungsinya, khususnya
latihan menghadapi situasi terjadinya bencana alam, sehingga tidak lagi ragu
dan panik dalam bertindak dilapangan untuk membantu masyarakat yang tertimpa
bencana. Melalui latihan gabungan ini akan semakin percaya diri dan semakin
memahami arti penting koordinasi dan makna kerjasama serta keterpaduan
tindakan, sehingga mampu memberikan hasil baik dalam setiap pelaksanaan
tugas. (Pendam Jaya/Dispenad)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke