http://www.republika.co.id/berita/26068.html
Menlu Terpilih AS Akui Peran Indonesia
DENPASAR -- Menteri Luar Negeri Terpilih Amerika Serikat, Hillary Rodham
Clinton, menegaskan peran penting Indonesia dalam memecahkan krisis ekonomi
global yang terjadi sejak pertengahan 2008.Dengan demikian Indonesia bersama
beberapa mitra di negara berkembang bisa menjadi solusi dari permasalahan yang
ada, demikian siaran pers Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta yang
diterima ANTARA, Rabu.
Senator Clinton menyatakan hal itu dalam suatu dengar pendapat dengan Komisi
Hubungan Luar Negeri Senat Amerika Serikat pada selasa (13/1) lalu di
negaranya.Sebagai Menteri Luar Negeri AS yang akan segera bertugas, Clinton
mengatakan bahwa ia akan bekerja "Memperbarui kepemimpinan Amerika melalui
diplomasi yang akan meningkatkan keamanan kita, mengedepankan kepentingan kita,
dan mencerminkan nilai-nilai kita."
Dalam dengar pendapat tersebut, Clinton menekankan Indonesia sebagai sebuah
negara yang memiliki peran penting untuk dimainkan dalam memecahkan masalah
krisis ekonomi global. "Kita sadar bahwa negara-negara dengan pasar yang
berkembang seperti Cina, India, Brazil, Afrika Selatan, dan Indonesia tengah
merasakan dampak akibat krisis ini," kata Clinton.
Lebih jauh dia menyatakan dalam siara pers itu, "Kita semua merasa beruntung
jika negara-negara tersebut menjadi bagian dari solusi dan menjadi mitra dalam
mempertahankan stabilitas ekonomi global." Peran serta aktif Indonesia dalam
mencari solusi atas krisis ekonomi global itu, pada November 2008, sebagai
misal, Indonesia turut ambil bagian dalam pertemuan puncak ekonomi pemimpin
negara-negara G-20 yang dipimpin oleh Presiden AS George Bush di Washington DC.
Clinton yang juga bekas "first lady" pada masa pemerintahan suaminya, Bill
Clinton, juga bercerita tentang ibu dari Presiden terpilih, Barack Obama, Ann
Dunham, mengenai upayanya menciptakan peluang ekonomi bagi para wanita dan
usaha kecil selama tinggal di Indonesia. "[Ia] adalah pelopor bidang keuangan
mikro di Indonesia,? ujar Clinton.
"Dalam kegiatan saya di bidang keuangan mikro di seluruh dunia, saya telah
menyaksikan sendiri bagaimana pinjaman-pinjaman kecil yang diberikan kepada
para wanita untuk memulai usaha dapat meningkatkan taraf kehidupan serta
mentransformasi perekonomian lokal," kata Hillary Clinton.Ann Dunham tinggal
dan bekerja di Indonesia dari akhir dasawarsa '60-an sampai awal dasawarsa
90-an.
Sebelumnya, Hillary Clinton, mantan Senator New York dari Partai Demokrat, yang
juga menjadi rival berat Obama dalam pertarungan menuju Gedung Putih,
dicalonkan Barack Obama memimpin Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dalam
masa pemerintahannya. Sebagai bagian dari proses pencalonannya, Clinton harus
mendapat persetujuan mayoritas mutlak dari anggota Senat Amerika Serikat. Senat
Amerika Serikat direncanakan akan mengukuhkan Clinton sebagai Menteri Luar
Negeri Amerika Serikat yang baru segera setelah Hari Pelantikan Presiden pada
20 Januari 2009 mendatang.ant/kp
[Non-text portions of this message have been removed]