http://www.republika.co.id/berita/26373.html


ITB Jalin Kerjasama dengan Rusia

LONDON -- Institut Teknologi Bandung (ITB) mulai menjalin kerja sama dengan 
salah satu universitas terbaik di Rusia, Universitas Politeknik Negeri St. 
Petersburg.Nota kesepakatan kerjasama antara keduanya ditandatangani Rektor 
ITB, Dr. Ir. Djoko Santoso dan Wakil Rektor St. Petersburg, Prof. Dr. Dmitry 
Arsnyev, ujar Penanggung jawab Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Moskow 
M. Aji Surya kepada ANTARA London, Kamis.

Aji Surya mengatakan MoU yang ditandatangani tersebut membuka peluang bagi 
kedua belah pihak untuk melakukan riset bersama, tukar menukar ahli, dosen dan 
mahasiswa serta kegiatan-kegiatan ilmiah lainnya. "Belajar dari kerja sama kami 
dengan universitas di Republik Ceko, maka kami tidak punya keraguan memulai 
dengan yang lebih besar dengan Rusia," ujar Rektor ITB Dr. Ir. Djoko Santoso.

Tim dari Rusia terdiri dari delapan guru besar dari berbagai disiplin ilmu 
memaparkan idenya untuk mengembangkan kerja sama utamanya untuk double degree 
tingkat master dan doktoral dengan ITB.Diharapkan, program-program unggulan 
seperti engineering, computer sciences, physics and natural sciences, termasuk 
nano technology menjadi awal kerja sama.

Rektor ITB menggarisbawahi, kedua perguruan tinggi memiliki kesamaan bidang 
studi utama dan sumber daya manusia.
"Dengan kelebihan di masing-masing pihak diharapkan kerja sama dapat 
ditingkatkan," ujarnya juga menyetujui rencana program double degree usulan 
perguruan tinggi St. Petersburg, khususnya program teknologi nuklir.

Sebagai universitas teknik tertua di Indonesia (1920), ITB bersama UI dan UGM 
menjadi "world class university" di Indonesia. Sedangkan St. Petersburg 
didirikan 1899 dibaptis sebagai "innovation university" di Rusia dimana dua 
staf pengajarnya adalah peraih Hadiah Nobel. Kedua perguruan tinggi terus 
mengembangkan kerja sama internasional berdasarkan Bologna Process.

Lebih lanjut, Rektor ITB menyatakan pihaknya tidak hanya mengirimkan dosen dan 
mahasiswanya keluar negeri, tapi juga menarik mahasiswa asing ke ITB. Model 
yang bisa mengakomodasi kegiatan semacam ini adalah joint research dan double 
degree, katanya.Rektor ITB memberikan apresiasinya kepada Tim KBRI Moskow yang 
secara aktif memfasilitasi kerja sama yang dinilai sangat penting di masa kini 
dan mendatang.

Selain berkunjung ke Universitas Politeknik Negeri St. Petersburg, Rektor ITB 
berencana mengunjungi perguruan tinggi teknik terbaik di Rusia, Universitas 
Bauman yang berada di pinggiran kota Moskow.ant/kp




      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke