Lagu Duka Sairara Orang Danau:
HORAS MAHU
seratus lebih lagu jadul kutelusuri
menjelejajahi kisah tapianauli
bisakah kau hitung jari
berapa sekarang orang mengenalnya
modernisasi
melecehkan dan
mengasingkan diri
dari kampung
dan rumah ibu bapak
sedang hari ini, o boru hasian
mungkinkah dipenggal dari semalam
kendati aku sering gelagapan disergap ketiba-tibaan
rupa-rupa kehilangan di luar duga
aku masih saja batak yang
mengucap horas mahu
harus magodang
pada tiba-tiba
siapa saja
horas adalah harapan anak perkasa
anak toba
aku masih saja batak anak toba
mengubah petaka
dalam horas mahu
horas magodang
seperti sisingamangaraja
memilih jalannya
lalu kita memilih indonesia
dengan darah
negeri ini boru hasian
tak terbilang mencatat keperkasaan
dari pulau ke pulau
dari etnik ke etnik
o , hasian , boruku
percuma kita menyebut diri anak bangsa
etnik ini itu yang perkasa
jika ternyata kita hanyalah pengecut tukang ratap kehilangan
di bawah perjalanan matahari dan bulan
pergantian siang dan malam
horas mahu
horas mogadang
horas hasian
horas tulang
inang dan apang
apakah kau paham maknanya?
obah tangis o hasian
obah jadi keperkasaan orang danau
tragedi?
ya, hasian
ya hidup adalah tragedi
itulah laut dan bukit
padang kita kembarai
sampai tenggelam matahari
maka dengan darah kusalam kau
bagai anak danau:
horas mahu
horas magodang
horas boru ito hasian
gitar habis senar
kutabuh tubuhnya
senandungkan harapan
esok hidup
lirik nyanyi
gema gitar anak toba
orang danau
ito hasian anak danau
pantang cucurkan air mata
horas mahu
horas hasian
dari toba
jangan padamkan cahaya
bulan dan matahari
jangan padamkan
hasian, ito o hasian
jangan padamkan
dari hatimu
aku pun oleh kembara
tak pernah takluk
dukanya kuobah jadi madu
Winter 2009
-----------------
JJ. Kusni
New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/sg/
[Non-text portions of this message have been removed]