Tul, om,  mo pake kitab apa kek yang penting adalah isi sumpahnya dan
apa yang akan di lakukannya setelah bersumpah. Kalo dia berbuat tidak
benar kan paling-paling di sumpahin . . .  hehehe  ... saya heran
orang kok berpikir negatif terus padahal islam itu mengajarkan tentang
berpikir yang positif.  Kan dosa itu tergantung dari amal atau
perbuatan bukan dari apa yang di pikirkan atau isi sumpah . . .

salam,


--- In [email protected], "Kartono Mohamad" <kmj...@...> wrote:
>
> Kalau bukan itu masalahnya ya gak usah dibahas apakah pakai injil
masonik, supersonik, atau apapun. Hak Obama utk memilih kitab yg
dipakai Abraham Lincoln atau mau pakai komik Superman. Yg penting
dilihat dari apa yg ia lakukan nanti.
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> 
> -----Original Message-----
> From: si pitung <sipitun...@...>
> 
> Date: Tue, 20 Jan 2009 18:54:18 
> To: <[email protected]>
> Subject: Re: [ppiindia] Inaugurasi Obama, Masonic Bibl
>  e, dan Obelisk Fir’aun
> 
> 
> point masalahnye bkn atas dasar apa manusia bersumpah, malah
seringkali manusia bersumpah atas nama Allah saja brani melangar
apalagi bersumpah atas dasar kitab2an. Bukan di sini pointnya.
> 
> POINTnya adalah ternyata biarpun obama seorang kristen, ternyata
beliau disumpah menggunakan injil masonik, (bukan injil kanonik) yg
catatan kakinya mendukung paham ZIONIS, di situ titik poinnya, belum
lg nuansa paganisme yg menyeruak di tengah bangsa yg katanya
peradabannya maju, ah sayang skali kadang kita curang cermat dlm
menganalisa sesuatu :)
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: Kartono Mohamad <kmj...@...>
> To: [email protected]
> Sent: Wednesday, January 21, 2009 9:34:52 AM
> Subject: Re: [ppiindia] Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk
Fir’aun
> 
> 
> Sumpah dg injil, torat, qur an, atau hanya mengangkat tangan bukan
inti masalah. Yg penting apa yg dikerjakan apakah sesuai dg apa yg ia
janjikan. Di Indonesia para pejabat disumpah dg qur an dan janji tdk
akan korupsi. Dlm praktiknya mereka lupa akan janji yg diawali dg
bismillah dan di payungi qur an itu. 
> Sent from my BlackBerry® 
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT 
> 
> -----Original Message----- 
> From: si pitung <sipitun...@yahoo. com> 
> 
> Date: Tue, 20 Jan 2009 17:19:28 
> To: <ppiin...@yahoogroup s.com> 
> Subject: [ppiindia] Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk 
> Fir’aun 
> 
> 
> Inaugurasi Obama, Masonic Bible, dan Obelisk Fir’aun 
> 
> Hampir seluruh media massa dunia, cetak maupun 
> elektronik, besar maupun kecil, memberitakan acara pelantikan Barrack 
> Obama menjadi Presiden Amerika Serikat yang ke-44. Change, We
Believe merupakan semboyan mistis yang diteriakkan Obama ketika
berkampanye. 
> Dan dunia kini menantikan, perubahan apa yang akan dibawanya. 
> Namun Tahukah Anda, ada banyak hal yang luput dari 
> sorotan media seluruh dunia seputar inaugurasi Presiden Obama. Inilah 
> sebagian kecil di antaranya: 
> 
> Masonic Bible 
> 
> Ketika mengucap sumpah menjadi Presiden AS, Obama 
> memilih Injil yang sama yang digunakan oleh pendahulunya, Presiden 
> Abraham Lincoln, saat dilantik pada tahun 1861 dan 1865. Padahal ketika 
> Abraham Lincoln dilantik menjadi Presiden AS, dia menggunakan Masonic 
> Bible. Ini berarti Obama juga mengucapkan sumpahnya di bawah naungan 
> Masonic Bible (Injil Masonik).. Injil Mason merupakan sebuah Injil yang 
> telah diberi catatan kaki di sana-sini, bahkan melebihi ayat-ayat 
> aslinya, yang keseluruhan catatan kakinya tersebut berpandangan 
> Zionistik. Injil jenis ini juga memuat sejumlah ilustrasi berupa 
> fragment sejarah kaum Yahudi, tentunya yang mendukung klaim 
> Zionis-Yahudi atas Tanah Palestina. 
> 
> Obelisk Fir’aun 
> 
> Saat diambil sumpahnya, Obamaâ€"seperti semua 
> Presiden AS ketika dilantikâ€"berdiri di sebuah podium yang menghadap 
> lurus ke sebuah obelisk yang menjulang tinggi. Obelisk tersebut
bernamaThe Washington Monument. 
> Tahukah Anda jika obelisk tersebut merupakan obelisk asli yang diambil 
> dari Giza Mesir, warisan dari zaman Firaun. Sekarang ini, hanya ada 
> tiga obelisk asli era Firaun: Pertama, didirikan di tengah lapangan 
> Katedral Saint Peter di Vatikan, di mana setiap Paus baru yang dilantik 
> dan diambil sumpahnya pasti menghadap obelisk tersebut (Peter
Tomkins: The Magic of Obelisk; NY, 1982). 
> Yang kedua, pada tahun 1881 dikirim ke Amerika dari Iskandariyah- Mesir 
> dan ditempatkan di Central Park-NY. Dan obelisk yang ketiga, didirikan 
> di Washington DC tepat di titik pertemuan White House dengan Gedung 
> Capitol. 
> Obelisk 
> sendiri merupakan simbolisasi nyala api yang mengarah ke atas, ke arah 
> pemujaan terhadap Dewa Matahari (Helios atau Ra Goddes). Matahari 
> merupakan tuhan tertinggi kaum pagan yang tetap lestari hingga kini. 
> Sunday merupakan hari penyembahan terhadap Dewa Matahari, di mana 
> sekarang diwarisi oleh kalangan Kristen di dalam menunaikan 
> kebaktiannya. Padahal Nabi Isa a.s. selalu beribadah setiap hari dan 
> tidak mengistimewakan hari Minggu. Sebab itu, Obelisk juga dimaksudkan 
> sebagai penyembahan terjadap Dewa Matahari. 
> Obelisk yang berdiri di Washington DC ini sungguh 
> menyimpan banyak simbol pagan Kabbalah berupa numerology yang diyakini 
> memiliki daya magis tertentu bagi kaum Luciferian (Illuminaty) . Di 
> antaranya adalah: 
> * Obelisk tersebut tersusun dari 36.000 blok batu granit. 
> Angka 36 merupakan penjelmaan dari Triple 13, angka penting Kabbalah 
> yang memiliki arti “The Extreme Rebellion” dan disucikan. 
> * Berat puncak obelisk tepat 3.300 pounds. Angka 33 merupakan
penjelmaan Triple 11, “The Twin Pillars”. 
> Menara kembar WTC juga memiliki arti yang sama dengan angka 11. Ini 
> merupakan simbol bagi gerbang atau pintu masuk Haikal Sulaiman. 
> * Obelisk 
> ini memuat 188 batu masonik yang khusus disumbangkan secara pribadi 
> atau atas nama yayasan dan negara dari tokoh-tokoh Mason seluruh dunia. 
> Selain itu terdapat 35 buah batu masonik yang masing-masing merupakan 
> sumbangan khusus dari 35 Loji Mason (Masonic Lodge) seluruh dunia. 
> Ke-35 batu mason ini tidak diletakkan di sembarang tempat, namun 
> dikumpulkan di bagian khusus yang berada di ketinggian 330 kaki (Triple 
> 11). 
> * Jumlah total biaya untuk mendirikan Washington Monument 
> ini dilaporkan menelan dana US$ 1.300.000. Angka ini sekali lagi 
> menunjuk sebuah angka keramat Mason yakni 13. 
> * Monumen ini dihiasi dengan jendela 8 buah. Angka 8 memiliki arti
sebagai “The New Beginning”. Jendela-jendela tersebut bila
dihitung keseluruhan luasnya maka akan didapat ukuran luas sebesar 39
kaki persegi (Triple 13). 
> * Kabbalah 
> sebagai dasar kepercayaan mistis kaum Zionis sangat mempercayai 
> numerologi. Sebab itu, kaum Yahudi juga disebut sebagai kaum 
> Geometrian. Semua ilmu sihir dunia berasal dari sini. Semua monumen dan 
> gedung bersejarah, juga arsitektur kota Washington DC dibangun 
> berdasarkan perhitungan geometrian ini. 
> Inaugurasi Presiden AS 
> 
> Seluruh Presiden AS dilantik dan menjalankan roda 
> pemerintahan dari Washington DC, yang ditetapkan sebagai Ibukota AS 
> pada tahun 1790. Peletakan batu pertama Gedung Capitol dilakukan tiga 
> tahun setelahnya. Seorang arsitek Perancis yang juga mantan tentara 
> yang membantu Amerika menghadapi kolonialis Inggris bernama Pierre 
> Charles L’Enfant merancang arsitektur kota ini pada 1791. L’Enfant 
> merupakan seorang Mason. 
> Struktur federal paling tua di Washington DC 
> adalah batu pertama yang ditanam di pondasi White House pada tanggal 13 
> Oktober 1792. Tanggal 13 Oktober merupakan tanggal dimulainya 
> penumpasan Templar di Perancis. Adakah peletakan batu pertama pada 
> pondasi White House merupakan sebuah memorial bagi Templar?
Wallahu’alam. 
> Yang jelas, setiap inaugurasi Presiden AS selalu saja dikelilingi 
> simbol-simbol Masonik yang dipercaya memiliki kekuatan magis. Obama 
> merupakan Presiden AS ke-44 yang mewarisi ritual inaugurasi paganis 
> seperti ini.. Dan hal tersebut menandakan jika semboyan perubahan yang 
> diusungnya sesungguhnya hanya merupakan slogan kosong, sama seperti 
> ketika para tokoh Masonik Perancis meletuskan Revolusi Perancis di abad 
> ke-18 dengan slogan-slogannya. Amerika di bawah Obama akan tetap 
> menjadi Amerika yang Zionistik.  Belive it or not. (Ridyasmara) 
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed] 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
>     
> 
> 
>       
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke