http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/01/22/3933.html
Kamis, 22 Januari 2009, 14:45:41 WIB *Presiden: Pembangunan di Papua Barat Harus Lebih Baik* (Presiden SBY berdialog dengan masyarakat korban gempa, Kamis (22/1) siang, di Manokwari, Papua Barat. (foto: cahyo/presidensby.info)) *Manokwari*: *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* mengharapkan, dengan tiga instrumen yang telah dikeluarkan pemerintah, yaitu UU Otonomi Khusus Tahun 2001, Inpres Tahun 2007 dan UU No 35 Tahun 2008, pembangunan di wilayah Papua Barat makin kedepan harus makin baik. Harapan ini disampaikan Presiden SBY pada acara penyerahan bantuan langsung masyarakat PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat) Mandiri Tahun 2009 dan KUR (Kredit Usaha Rakyat), serta peresmian sejumlah proyek infrastruktur di Papua Barat, Kamis (22/1) siang , di Pulau Mansinam, Manokwari. "Khusus Provinsi Papua Barat, tahun 2008 pemerintah telah mengeluarkan Undang-undang , yang intinya adalah sah sudah keberadaan Papua Barat, yang juga menjalankan kaidah-kaidah otonomi khusus," ujar SBY. Menurut Presiden, laporan Gubernur Abraham O Atuturi mengenai langkah-langkah membangun Papua Barat sudah mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. "Yang penting semuanya dapat dilaksanakan dan disukseskan. Setiap pemimpin bertanggung jawab untuk menjalankan program itu dan untuk mencapai sasaran yang diharapkan. Semua tokoh masyarakat saya harap juga memberikan bantuan pendampingan bersama-sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di provinsi ini," tegas SBY "Kepada masyarakat Papua Barat, dukunglah kebijakan pemerintah itu agar masa depan saudara lebih baik dari masa sekarang . Keterpaduan dari semua yang mengemban amanah di provinsi inilah yang menentukan keberhasilan dari program -program pembangunan yang telah ditetapkan. Pemimpin menyayangi rakyatnya, rakyat menghormati dan mendukung program pemimpinnya, beserta tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat. Begitulah seharusnya sebuah pembangunan dilaksanakan di negeri tercinta ini," kata Presiden SBY. (win) [Non-text portions of this message have been removed]

