survey khan ga membuktikan apa2 :)
moso' orang yg cerdas langsung gt aja percaya dg survey hehe
survey itu bertanya scara random, yg ditanya itu bagemana akhlaqnya ajah kagak 
jelas, bise aje khan orang dendam ngasih jawaban palsu, oh ga terpikir ye sampe 
sono, makanye jgn kebanyakan benci, jd pada 'hang' khan hehe
171 responden hehe..harusnye 171 jt upss kebanyakan ye




________________________________
From: Ananto <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Sent: Friday, January 23, 2009 7:55:58 AM
Subject: [ppiindia] Survei TII: MUI Sering Disuap


setelah keluarnya hasil survey dari TII ini, saya ngeri nanti MUI akan
mengeluarkan fatwa sesat buat LSM tersebut...

salam,
ananto
=====

Survei TII: MUI Sering Disuap

Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi salah satu lembaga yang
paling sering menerima suap versi Transparency International Indonesia
(TII). Dugaan suap menyuap ini lebih banyak dilakukan untuk pengurusan
sertifikat halal.

Menurut Manajer Riset dan Kebijakan TII Frenky Simanjuntak, 171 responden
yang diwawancarai adalah perusahaan makanan dan komestik. Sebanyak 10 persen
mengaku pernah dimintai uang terkait urusan mereka.

"Sehingga ini sangat berkaitan bagaimana perusahaan ini mengajukan
sertifikat halal," katanya saat jumpa pers di Balai Kartini, Jl Gatot
Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2009).

Survei kuantitatif ini dilakukan mulai September-Desember 2008. Survei
dilakukan di 50 kota yang terdiri dari 33 ibu kota provinsi ditambah 17 kota
besar.

Lebih lanjut Frenky menjelaskan, inisiatif terjadinya suap menyuap berasal
dari pejabat publik. Mau tidak mau, pelaku bisnis terkadang harus mengikuti
kemauan tersebut.

"Namun tetap saja ini dikategorikan suap," tegas Frenky.

Meski begitu, Frenky tidak terlalu mengetahui apakah survei yang
dilakukannya ini bisa dilanjutkan kepada pihak yang berwenang. Baginya
survei yang dilakukan hanyalah sebagai acuan.

"Ke arah sana (penyidikan) , itu di luar otoritas hasil survei," pungkasnya.

sumber:

http://www.detiknew s.com/read/ 2009/01/21/ 172038/1072361/ 10/survei- 
tii:-mui- sering-disuap

[Non-text portions of this message have been removed]

    


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke