Temans, kami mengundang anda sekalian untuk hadir dalam kegiatan peluncuran
buku TV Komunitas; Pemberdayaan dan Media Literasi, yang akan diselenggarakan
pada;
Hari; Selasa, 3 Februari 2009
Pukul; 13.00- 15.00 WIB
Tempat; Kampus FFTV IKJ, Jl. Cikini Raya 73, Menteng, Jakarta Pusat
Kegiatan akan dihadiri oleh beberapa penulis buku ini. Diantaranya adalah
Budhi Hermanto, Masduki, Muzayin Nazarudin, Edwin Juriens, Hartanto, dan Tomy
W. Taslim.
Buku ini akan dibahas oleh seseorang yang memiliki kepedulian tinggi atas
pemberdayaan media-teknologi informasi-komunikasi sebagai alat untuk penguatan
kapasitas pengetahuan, keterampilan, dan sikap masyarakat, yaitu bapak Onno W.
Purbo.
Penerbitan buku ini merupakan hasil kerja sama antara Combine, Prodi Ilmu
Komunikasi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Ford Foundation, dan
Fakultas Film & Televisi Institut Kesenian Jakarta.
Konfirmasi kehadiran dengan menuliskan informasi Nama, Lembaga/Institusi, dan
Nomor HP dapat dilakukan ke saya melalui email;
tomytaslim (at) yahoo (dot) com
Kami tunggu kehadiran teman-teman semua. Terima kasih.
a/n panitia
---------------
TV Komunitas; Pemberdayaan dan Media Literasi
Kemunculan televisi komunitas dalam jagad pertelevisian di Indonesia bisa
menjadi penyejuk bagi iklim media yang telah tunduk pada kekuasaan modal dan
tirani kekuasaan. Harus disadari bahwa televisi bukanlah sebuah ruang kosong
yang hampa makna, tetapi merupakan sederet penanda (signifiers) yang membawa
bersamanya sederet petanda atau makna (signifieds), menyangkut gaya hidup,
karakter manusia, nilai kepemimpinan, hingga wajah realitas sosial-politik
masyarakat-bangsa ini. Ada makna politik di dunia realitas, tetapi ada makna
politik di dunia televisi, yang keduanya saling berkaitan. Televisi komunitas
bisa menjadi penyeimbang diantara keduanya.
(Garin Nugroho)
Mudah-mudahan televisi komunitas bisa berkembang dan menjadi lebih dari sekedar
kategori media yang keempat selain televisi swasta, televisi publik, dan
televisi berlangganan. Mudah-mudahan televisi komunitas bisa mengilhami tiga
kategori televisi yang lain tersebut untuk ikut memproduksi dan menyiarkan
acara yang sesuai dengan semboyan dari, oleh, dan untuk komunitas. Dari
pengalaman berpuluh tahun televisi publik dan swasta di Indonesia, tidak
terlalu banyak pelayanan publik yang bisa diharapkan dari televisi di tingkat
nasional itu. Budaya televisi di banyak negara lain tidak jauh berbeda.
Fenomena televisi yang dikontrol kekuasaan modal dan politik memang sudah
mendunia. Sepertinya, tidak ada pilihan lain selain mencari solusi dari
kegiatan akar rumput.
(Edwin Jurriëns)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg
Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny.
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:
1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com
4. Satu email perhari: [email protected]
5. No-email/web only: [email protected]
6. kembali menerima email: [email protected]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[email protected]
mailto:[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/