Orang ini, di jaman penjajahan dulu, pasti akan jadi KNILnya Belanda. Lihat saja tulisannya: Dia typical Inlander, yang berbangga hati menjadi antek penjajah. Dia memuji-muji bangsa yang merampas tanah orang lain, menyebut pejuang yang ingin memerdekaan sebagai terorist. Persis seperti Belanda yang menyebut pejuang kemerdekaan kita sebagai extrimist. Karena jaman dulu belum ada istilah terorist, maka istilah extrimistlah yang digunakan. Dasar berwatak anjing antek pejajah!
>Ngapain dengarin ustadz. >Apalagi ustadz lokal. >Nggak mutu blass!! > >Sebagian besar dari mereka >adalah orang-orang munafik dan riya, >oportunis, kemaruk amplop >Sebagian dari mereka suka menyebar kebencian >menista golongan lain >Sebagian lagi hobi poligami >Sebagian lagi malah pada cabul, >kayak yang di Cirebon ini. > >Mendingan dengerin pidato kepala negara lain. >Berbobot berwawasan, bikin pinter! >Pokoknya top! > > >Dimas. >

