Refleksi: Apa saja program politik dan ekonomi yang diperjuangkan oleh partai-partai politik untuk diterapkan bila menang pada pemilihan umum yang akan datang selain perebutan kursi kekuasaan negara?
http://www.kompas.com/read/xml/2009/01/25/18514073/pks.pdip.belum.meminang.hidayat.nurwahid PKS: PDIP Belum Meminang Hidayat Nurwahid KOMPAS/ AGUS SUSANTO Tifatul Sembiring / Artikel Terkait: a.. Hidayat Belum Nyatakan Kesiapan b.. Megawati Pilih Sultan, Prabowo, atau Hidayat? c.. Duet Mega-Nurwahid Bisa Jadi Pesaing Serius Minggu, 25 Januari 2009 | 18:51 WIB MEDAN, MINGGU - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Tifatul Sembiring, mengatakan, hingga kini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum meminang Hidayat Nur Wahid secara resmi untuk dicalonkan sebagai calon wakil presiden (cawapres). "Yang saya dengar dari media memang seperti itu, dan kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi PDIP terhadap Pak Hidayat. Tetapi PDIP sendiri belum memutuskan atau meminang secara resmi," ujarnya usai mengikuti gerak jalan sehat di Medan, Minggu (25/1). Seandainya PDIP memutuskan demikian, lanjut dia, maka pinangan itu akan diputuskan melalui persidangan istimewa yang dilakukan oleh majelis syuro PKS. Karena sesuai dengan mekanisme partai keputusan yang bersifat strategis tidak bisa dilakukan atau diambil secara perorangan. Dalam persidangan majelis syuro PKS sebelumnya telah diputuskan bahwa masalah calon presiden (capres) dan cawapres akan dibahas setelah pemilu legislatif yang digelar pada April mendatang. PKS saat ini hanya bersifat melakukan komunikasi dengan siapa saja terutama kalangan partai politik dan melihat perkembangan dinamika politik menjelang pemilu legislatif. "Jadi kita sifatnya menunggu saja bagaimana keputusan ini dan nanti kalu memang strategis akan kita tinjau dan kita terus melakukan komunikasi dengan siapa saja," ujarnya. Sebelumnya, diberitakan bahwa menjelang rapat kerja nasional PDIP 27-29 Januari 2009 di Solo muncul wacana PDIP untuk menggandeng Hidayat Nur Wahid sebagai bakal cawapres mendampingi Megawati Soekarnoputri sebagai bakal capres dalam pilpres mendatang. [Non-text portions of this message have been removed]

