http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/02/12/3994.html

*KPK Diterima Presiden

Antasari: SBY Dukung Penuh Penegakan Hukum
*
(Presiden SBY menerima KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di Kantor
Kepresidenan, hari Kamis (12/2) pagi. (foto: anung/presidensby.info))

*Jakarta*: *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* menerima *Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK)* di Kantor Presiden, Kamis (12/2) pagi.
Pertemuan antara Presiden SBY dan KPK untuk melaksanakan implementasi pasal
15 Undang-undang KPK, yaitu KPK wajib membuat laporan tahunan dan
menyerahkan laporan itu kepada Presiden, Ketua DPR, dan Ketua BPK.

*Ketua KPK Antasari Azhar *usai diterima Presiden SBY mengatakan, dalam
laporan tersebut, seperti yang telah disampaikan pada laporan kinerja KPK
yang lalu, dijelaskan tentang masalah jumlah penanganan kasus, jumlah uang
negara yang berhasil diselamatkan, baik dari langkah penindakan maupun dari
langkah-langkah pencegahan.

"Pada pertemuan siang ini, ada hal-hal yang menurut kami sangat menarik
dalam upaya kita pemberantasan korupsi kedepan. Pertama, Presiden selaku
Kepala Negara memberi dukungan penuh kepada KPK untuk tetap pada jalurnya
melakukan penegakan hukum pemberantasan korupsi. Kedua, yang beliau
sampaikan tadi, perlu kita sadari bersama ketika kita sedang melakukan
perbaikan, pasti ada ekses. Nah tugas kita bersama bagaimana untuk meredam
dan mengecilkan ekses itu untuk mencapai tujuan yang lebih baik kedepan,"
kata Antasari.

"Ketiga, ada kesamaan visi, misi maupun strategi kami dengan Presiden, bahwa
langkah-langkah penindakan harus sejalan dengan langkah-langkah pencegahan.
Inilah yang kami sampaikan pada perbincangan yang sangat kondusif dan
konstruktif," jelas Antasari.

Lebih lanjut Antasari menjelaskan, konsentrasi kinerja KPK di tahun 2009
adalah tetap pada penyelamatan keuangan negara. "Apakah dari langkah-langkah
kasus artinya uang yang sudah diambil, maupun potensi uang yang akan masuk
kepada negara namun terhalangi kebijakan-kebijakan tertentu," lanjutnya.

Anggota KPK lain yang diterima Presiden SBY adalah Wakil Ketua Chandra
Hamzah, Wakil Ketua Bibit S. Rianto, dan Wakil Ketua Moch. Jasin. Presiden
SBY didampingi antara lain, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi,
dan Menhuk dan HAM Andi Mattalata. (osa)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke