--- In [email protected], "sautsitumorang"
<sautsitumor...@...> wrote:

hahaha...

apa yang bisa "dipelajari" generasi muda dari Animal Farm Orwellian
macam ini!

gak usah patronising ama "generasi muda" seolah-olah generasi tua
"Indonesia" itu memang punya sesuatu untuk dijadikan "bahan pelajaran"!!!

kenapa budayawan besar Pramoedya Ananta Toer menolak "rekonsiliasi"
taik kucing macam beginian sampai beliau meninggal dunia?!

JJ Kusni, JJ Kusni...

diskusi buku biasa aja pakek pretensi begitu besar!!!

ironi sejarah kaum Fellow Traveller!


hahaha...





--- In [email protected], Chalik Hamid
<chalik.hamid@> wrote:
>
> Saya mengucapkan selamat atas diadakannya dialog antara Manifes
Kebudayaan dan Lekra pada tanggal 18 Februari 2009. Semoga
dialog/diskusi ini akan menghasilkan buah berguna sebagai bekal bagi
generasi mendatang dalam pengembangan sastra dan budaya Indonesia.
Mengharapkan agar hasil-hasil diskusi bisa disebar-luaskan di berbagai
media cetak dan elektronik untuk  menjadi bahan pelajaran bagi
generasi muda di masa depan.
> Salam: Chalik Hamid.
> 
> 
> --- Pada Sen, 16/2/09, andre andreas <mataharikusatu@> menulis:
> 
> Dari: andre andreas <mataharikusatu@>
> Topik: [nasional-list] Fwd: Undangan Dialog Manifes Kebudayaan dan
Lekra di TUK
> Kepada: kerja.pembebasan@
> Tanggal: Senin, 16 Februari, 2009, 3:42 AM
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Posted by: "MGR" indun...@yahoo. com   indunisi 
> Sun Feb 15, 2009 6:43 pm (PST) Dialog Manifes Kebudayaan dan
Lekra di TUK
> 
> Komunitas Utan Kayu mengundang anda hadir dalam acara "Dialog
Manifes Kebudayaan dan Lekra" yang akan diselenggarakan di Teater Utan
Kayu (TUK), Rabu 18 Februari 2009 pukul 14.00 WIB. Acara ini diadakan
untuk mendiskusikan buku "Menoleh Silam Melirik Esok" karya JJ Kusni
(anggota Lekra) yang diterbitkan oleh Ultimus Bandung Februari 2009.
Akan hadir sebagai pembicara JJ Kusni (Pengarang) dan Taufiq Ismail
(Pengulas) dan Ikranegara sebagai moderator.
> 
> Dalam diskusi ini nanti, kami mengundang tokoh-tokoh dari Manifes
Kebudayaan dan Lekra serta organisasi-organisa si yang terlibat
polemik di Indonesia tahun 60-an. Seperti Joesoef Isak, Amarzan
Loebis, Goenawan Mohamad, Putu Oka Sukanta, Amrus Natalsya, dan
lain-lain. Kami juga berharap sastrawan dan aktivis generasi muda
hadir dalam acara ini untuk memberikan komentar dan tanggapan baik
atas polemik yang pernah terjadi antara Manifes Kebudayaan dan Lekra
atau dalam dialog ini nanti.
> 
> Kami tunggu kehadiran anda di Teater Utan Kayu (TUK), Jalan Utan
Kayu No 68H Jakarta Timur
> 
> Salam,
> 
> Mohamad Guntur Romli
> 
> ============ ========= ========= =
> 
> Buku ini menarik untuk dibaca bagi mereka yang ingin menilik lebih
jauh perselisihan sastra di Indonesia di tahun 1960-an—yang
umumnya disederhanakan sebagai â€Å"polemik antara Lekra dan
Manikebu�. Ia dimulai dengan statemen Taufiq Ismail untuk
menyambut â€Å"perdamaian total�, atau
â€Å"rekonsiliasi� antara kedua â€Å"kubu� itu.
>  
> Dengan bahasa yang santun dan jelas, Kusni menyusun jawabannya
terhadap statemen Taufiq Ismail. Maka sebuah dialog tampaknya
kembali dibuka—meskipun saya tak tahu pasti apakah dengan
demikian kita akan bisa menyaksikan sebuah
â€Å"rekonsiliasi�. Sangat mungkin yang terjadi adalah sebuah
daur ulang—meskipun tak berarti hanya sia-sia. 
> 
> Goenawan Mohamad dalam Pengantar di buku ini. 
> 
> Sebuah audit dendam akan berkepanjangan dan tak jelas kesudahannya.
Dan dari kuburnya Marx dan Lenin tetap saja mengulurkan rantai kesumat
yang di Indonesia ujungnya masih membelit bangsa. Saya menyarankan
perdamaian total, lebih maju selangkah ketimbang rekonsiliasi.
PERDAMAIAN TOTAL. Rantai dendam yang membelit bangsa itu harus segera
dipotong habis.
> 
> Taufiq Ismail "Tentang Rekonsiliasi, Tentang Perdamaian Total"
> 
> Dogmatisme, keusangan, kerapuhan, dan kekeroposan terjadi baik pada
kalangan kiri dan maupun golongan kanan
> 
> JJ. Kusni
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>       Apakah wajar artis ikut Pemilu? Temukan jawabannya di Yahoo!
Answers. http://id.answers.yahoo.com
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

--- End forwarded message ---


Kirim email ke