http://www.tni-au.mil.id/content.asp?ContentId=5393
*KASAU: "INTELEJEN TNI AU DIHARAPKAN MENINGKATKAN KEWASPADAAN"* Dispenau, 2/17/2009 Personel intelijen TNI AU diharapkan meningkatkan kewaspadaan serta mampu melakukan deteksi dan cegah dini terhadap situasi strategis yang berkembang dinamis di lingkungan global, regional dan nasional menjelang pemilu legislatif serta pemilu Presiden dan Wakil Presiden. Demikian dikatakan *Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Subandrio* dalam amanatnya pada pembukaan Rapat Kerja Teknis Pengamanan (Rakernispam) yang disampaikan oleh Asisten Pengamanan (Aspam) Kasau Marsda TNI Haryantoyo, S.IP. di Auditorium Mabesau Cilangkap, Senin (16/2). Dikatakan, disamping itu personel intelijen diharapkan mampu meningkatkan pengamanan tubuh sehingga nertralitas TNI yang selama ini telah menjadi komitmen pimpinan TNI, dalam pemilu yang akan datang benar-benar terlaksana dengan baik. Jangan mudah terpengaruh adanya isu-isu maupun propaganda yang berkembang di ranah politik untuk menarik personel TNI AU dalam pemilu. Terhadap peristiwa yang mungkin terjadi, personel intelijen TNI AU harus dapat membaca, memprediksi, menganalisa serta memberikan solusi yang tepat. Untuk itu personel intelijen TNI AU dalam mekanisme kerjanya dituntut mengumpulkan bahan keterangan sebanyak-banyaknya dari berbagai sumber. Dengan sumber daya yang ada, personel maupun alat peralatan materiil khusus intelijen, personel intelijen harus mampu mendeteksi secara dini terhadap segala sesuatu yang akan membahayakan maupun mengurangi kinerja TNI Angkatan Udara, dengan meningkatkan "Sense of Security dan Sense of Intelijen", jelasnya. Kasau mengharapkan, dalam menyamakan visi, misi dan persepsi, para peserta Rakernispam Angkatan Udara melaksanakan koordinasi dan diskusi agar soliditas dan kohesitas komunitas intelijen dapat terus ditingkatkan, sehingga keberadaannya dapat dirasakan dalam memberikan kontribusi kepada TNI, TNI AU, bangsa dan Negara [Non-text portions of this message have been removed]

