> Date: Thursday, February 19, 2009, 10:11 AM
> Soal Iklan Rokok
> Kak Seto Kritik Nidji
> 
> Jakarta, 19 Pebruari 2009 10:00
> Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengirimkan
> surat terbuka kepada manajemen grup band Nidji terkait peran
> mereka dalam sebuah iklan rokok.
> 
> "Melalui surat ini kami menyatakan keprihatinan besar
> atas hal tersebut. Keterlibatan Band Nidji dalam iklan rokok
> secara tidak langsung menyerukan kepada anak-anak untuk
> merokok karena Nidji merupakan grup yang diidolakan anak dan
> remaja," kata Ketua Umum Komnas PA Seto Mulyadi dalam
> surat terbuka untuk grup band tersebut, di Jakarta, Rabu
> (18/2).
> 
> Komnas PA mengimbau grup musik tersebut untuk
> mempertimbangkan kembali keterlibatannya sebagai model iklan
> rokok dan mengharapkan respon positif dari Nidji.
> "Sebab perlindungan anak dari bahaya tembakau bukan
> lagi tanggung jawab segelintir orang tapi tanggung jawab
> kita bersama termasuk seniman," katanya.
> 
> Dalam surat terbukanya kepada Nidji, Komnas PA juga
> memaparkan fakta-fakta tentang bahaya rokok bagi kesehatan.
> 
> Surat itu antara lain menyebutkan bahwa rokok yang kini
> dikemas dengan citra keren, gaul dan macho adalah produk
> yang mengandung 4.000 jenis bahan kimia berbahaya yang 69
> diantaranya merupakan zat karsinogen (pemicu kanker).
> 
> Lebih dari 70 ribu artikel ilmiah telah membuktikan bahwa
> produk tembakau menyebabkan berbagai penyakit dan membunuh
> setengah dari konsumennya.
> 
> Di Indonesia, jumlah perokok anak cenderung mengalami
> peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini antara lain terjadi
> akibat agresifitas industri rokok memasarkan produknya.
> 
> Industri rokok memasarkannya dengan berbagai iklan dan
> promosi melalui berbagai acara remaja termasuk diantaranya
> acara musik dan hal itu sangat mempengaruhi para remaja
> mengingat remaja dan anak-anak cenderung menjadikan pemusik
> idola mereka sebagai panutan. "Setelah melihat
> fakta-fakta itu, kami yakin Band Nidji sebagai artis yang
> punya banyak penggemar memiliki hati besar untuk lebih
> melindungi anak dan remaja Indonesia dari pengaruh iklan dan
> promosi rokok yang bisa menjerat mereka menjadi
> perokok," demikian pernyataan Komnas PA. [EL, Ant] 
> 
> 
> http://gatra.com/artikel.php?id=123275
> --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~



      

Kirim email ke