Pusat Kebijakan Publik IpTek (PKPI)
Kehadiran politisi yang mempunyai kesadaran dan komitmen untuk memajukan
iptek, menjadi sangat relevan dikedepankan, terutama untuk membenahi beberapa
persoalan dalam kaitannya dengan pembangunan IpTek [Memilih Politisi Peduli
Iptek, Sinar Harapan, 4 Pebruari 2009], menggugah ingatan kita bahwa
pencanangan Tahun Kreatifitas 2009 seharusnya tidaklah terlepas dengan upaya2
pemanfaatan bahkan pemberdayaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IpTek) bagi
kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, terutama sebagai perangkat terobosan
dampak krisis ekonomi global.
Lebih daripada itu, berhimpunnya (1) Politisi bersama (2) Pakar/Praktisi, (3)
Pamong Praja, (4) Pemodal/Pengusaha/Pedagang, (5) Pendidik/Peneliti, (6)
Pemuda/Pekerja/Pelajar, (7) Pemuka/Pimpinan Masyarakat, dll, berlatar belakang
IpTek akan lebih mampu berdaya dorong bagi peran dan keberpihakan IpTek dalam
proses dan siklus pembangunan berujung Kesejahteraan Rakyat dan Indonesia
Digdaya 2045 guna mendukung 7 (tujuh) cita politik Indonesia sebagaimana amanat
Pembukaan UUD 1945.
Berbagai kelembagaan IpTek sesungguhnya telah lama berkiprah seperti
organisasi2 profesi Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Perhimpunan Ahli Teknik
Indonesia (PATI), dan lembaga negara Kementerian Negara Riset dan Teknologi,
dlsb. Namun Politika Kebijakan Publik IpTek (PKPI) terutama di lembaga
pembentuk Kebijakan Publik seperti lembaga negara Dewan Perwakilan Rakyat baik
di tingkat nasional maupun di tingkat daerah (Propinsi, Kabupaten, Kota) belum
terlihat mengerucut menjadi sebuah wadah olah Politika Kebijakan Publik IpTek
misalnya berbagai Poros-poros Kebijakan Publik IpTek.
Di dekade 1970-an oleh beberapa akademisi ITB sebetulnya telah diperkenalkan
misalnya pemahaman Teknologi Madya, Teknologi Tepat Guna, Teknologi Maju, dlsb,
guna mempermudah para pengguna IpTek ketika saatnya bersentuhan dengan ranah
pemanfaatan IpTek sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan. Semisal kini, dengan
kemajuan Teknologi Informatika (TI), oleh banyak pihak baik sadar maupun tidak
sadar sangat memperoleh manfaat yang tepat guna dalam Kampanye Pemilu, artinya
tanpa IpTek seperti TI dlsb, sulit dibayangkan kepastian pengorganisasian,
pengelolaan dan pemograman Kampanye dengan cakupan Kepulauan Indonesia.
Sedangkan kegiatan Kampanye tidak saja terkait Pemilu saja, tetapi juga
misalnya kegiatan2 Penyuluhan, Pendidikan, Kesehatan, Nation & Character
Building, Sosialisasi, Pemberitaan Sertamerta, Penanggulangan Bencana,
Pembangunan Prasarana Umum (Infrastruktur, yang padat karya), Pertahanan &
Keamanan, dlsb, berdimensi ipoleksosbudhankam, yang perlu berdaya jangkau
massal dengan sumber pembiayaan yang terjangkau.
Pusat Kebijakan Publik IpTek ini dapat saja dilembagakan secara lintas peran
termasuk berbentuk Panitia (Ad Hoc) di lembaga Legislatif melengkapi yang sudah
ada dengan operasionalisasi terpadu berpola tatalola matriks dengan Komisi
terkait dan berkepentingan, bilamana tidak ditetapkan lain oleh Undang-undang.
Dengan demikian, fokus keberhasilan daripada Tahun Kreatifitas 2009 tidak
semata bertumpu pada prakarsa lembaga2 negara Eksekutif yang lebih pada kelola
Kebijakan Teknis, tetapi juga bertumpu pada peran proaktif Legislator sehingga
Link & Match dengan kehendak dan kepentingan serta kebutuhan Masyarakat
(Society) dan Pasar (Market) bersemangat Change & Progress We Can Believe In.
Untuk itulah kami undang seluruh Pemangku Kepentingan Peran IpTek (PKPI)
untuk bergabung dengan mendaftarkan alamat eMail ke [email protected] .
Jakarta, 14 Pebruari 2009
Pandji R. Hadinoto / www.jakarta45.wordpress.com / HP : 0817 983 4545
Lampiran Layanan www.jakarta45.wordpress.com :
QS 7 Pusat Pembuat Aturan Masyarakat
AL-MAIDAH 005:097 Allah telah menjadikan Ka'bah, rumah suci itu sebagai
pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia [444], dan (demikian pula)
bulan Haram [445], had-ya [446], qalaid [447]. (Allah menjadikan yang) demikian
itu agar kamu tahu, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit
dan apa yang ada di bumi dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala
sesuatu
AL-ANAM 006:062 Kemudian mereka (hamba Allah) dikembalikan kepada Allah,
Penguasa mereka yang sebenarnya. Ketahuilah, bahwa segala hukum (pada hari itu)
kepunyaan-Nya. Dan Dialah Pembuat perhitungan yang paling cepat.
AL-ANBIYA 021:047 Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari
kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikit pun. Dan jika (amalan
itu) hanya seberat biji sawi pun pasti Kami mendatangkan (pahala) nya. Dan
cukuplah Kami sebagai Pembuat Perhitungan.
AL-AHZAB 033:039 (yaitu) orang-orang yang menyapaikan risalah-risalah
Allah [1223], mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada merasa takut kepada
seorang(pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai Pembuat
Perhitungan.
AL-MAIDAH 005:048 Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan
membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang
diturunkan sebelumnya) dan batu ujian [421] terhadap kitab-kitab yang lain itu;
maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah
kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah
datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu [422], Kami berikan aturan
dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya
satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya
kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah
kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu
perselisihkan itu,
AL-ARAF 007:163 Dan tanyakanlah kepada Bani Israil tentang negeri [578]
yang terletak di dekat laut ketika mereka melanggar aturan pada hari Sabtu
[579], di waktu datang kepada mereka ikan-ikan (yang berada di sekitar) mereka
terapung-apung di permukaan air, dan di hari-hari yang bukan Sabtu, ikan-ikan
itu tidak datang kepada mereka. Demikianlah Kami mencoba mereka disebabkan
mereka berlaku fasik.
AL-ANAM 006:122 Dan apakah orang yang sudah mati [502] kemudian dia Kami
hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu
dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang
yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar
dari padanya ? Demikianlah Kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa
yang telah mereka kerjakan.
Jakarta, 14 Pebruari 2009
Pandji R. Hadinoto / www.nusakalapa.wordpress.com
QS ILMU PENGETAHUAN
AL-ANAM 006:100 Dan mereka (orang-orang musyrik) menjadikan jin itu
sekutu bagi Allah, padahal Allah-lah yang menciptakan jin-jin itu, dan mereka
membohong (dengan mengatakan) : " Bahwasanya Allah mempunyai anak laki-laki dan
perempuan ", tanpa (berdasar) ilmu pengetahuan [495]. Maha Suci Allah dan Maha
Tinggi dari sifat-sifat yang mereka berikan.
MARYAM 019:043 Wahai bapakku, sesungguhnya telah datang kepadaku
sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu, maka ikutilah aku,
niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus.
TAHA 020:114 Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan
janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur'an sebelum disempurnakan
mewahyukannya kepadamu [947], dan katakanlah : " Ya Tuhanku, tambahkanlah
kepadaku ilmu pengetahuan."
AL-HAJJ 022:003 Di antara manusia ada orang yang membantah tentang Allah
[977] tanpa ilmu pengetahuan dan mengikuti setiap setan yang jahat,
AL-HAJJ 022:008 Dan di antara manusia ada orang-orang yang membantah
tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan, tanpa petunjuk dan tanpa kitab (wahyu)
yang bercahaya [979],
AR-RUM 030:029 Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti hawa nafsunya
tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah
disesatkan Allah ? Dan tiadalah bagi mereka seorang penolong pun.
AR-RUM 030:056 Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan
keimanan (kepada orang-orang yang kafir) : " Sesungguhnya kamu telah berdiam
(dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari
berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak meyakini (nya).
LUQMAN 031:020 Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah
menundukkan untuk (kepentingan) mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan
menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada
yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan
tanpa Kitab yang memberi penerangan.
ASY-SYURA 042:014 Dan mereka (ahli kitab) tidak berpecah belah, kecuali
setelah datang pada mereka ilmu pengetahuan, karena kedengkian di antara mereka
[1342]. Kalau tidaklah karena sesuatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu
dahulunya (untuk menangguhkan azab) sampai kepada waktu yang ditentukan,
pastilah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang diwariskan
kepada mereka Al-Kitab (Taurat dan Injil) [1343] sesudah mereka, benar-benar
berada dalam keraguan yang menggoncangkan tentang kitab itu.
MUHAMMAD 047:016 Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan
perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu mereka berkata kepada
orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi) : " Apakah yang
dikatakannya tadi ? Mereka itulah orang-orang yang dikunci mati hati mereka
oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka.
AL-MUJADILAH 058:011 Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan
kepadamu : " Berlapang-lapanglah dalam majelis ", maka lapangkanlah, niscaya
Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan : " Berdirilah
kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman
di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan
Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan .
Jakarta, 14 Pebruari 2009
Pandji R. Hadinoto / www.nusakalapa.wordpress.com
[Non-text portions of this message have been removed]