http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/02/20/04541699/hamas.kirim.surat.kepada.obama
*Hamas Kirim Surat kepada Obama* Jumat, 20 Februari 2009 | 04:54 WIB *KOTA GAZA,* KAMIS *Kelompok Hamas* mengirim surat kepada *Presiden AS Barack Obama* melalui *Senator John Kerry* yang berkunjung ke Gaza, Kamis (19/2). Kepala Badan Bantuan PBB Karen Abu Zayd mengatakan, surat itu diterima oleh PBB dan telah dilanjutkan ke Senator John Kerry. Namun, dia tidak menyebutkan jika John Kerry menerimanya atau tidak, dan tidak ada keterangan mengenai isi surat tersebut. Amerika Serikat sejauh ini melihat Hamas, yang berkuasa di Gaza sejak tahun 2007, sebagai organisasi teroris dan tidak pernah akan berunding dengan mereka. Mantan kandidat pemilihan presiden 2004, John Kerry, berkunjung ke Gaza bersama anggota Kongres Brian Baird dan Keith Ellison. Ini merupakan kunjungan Senat AS pertama kali sejak Hamas berkuasa di jalur ini sejak tahun 2007. Dalam kunjungan ini mereka tidak bertemu dengan pimpinan Hamas. Koresponden BBC mengatakan, kunjungan ini lebih terlihat seperti kunjungan kemanusiaan daripada kunjungan politik. Senator John Kerry adalah ketua komisi hubungan luar negeri Senat yang sangat berpengaruh dan dikenal sebagai tokoh Demokrat yang menguasai masalah-masalah kebijakan luar negeri. Kunjungan Kerry memiliki nilai simbolis yang penting. Gaza dalam beberapa tahun belakangan ini berada di luar jangkauan parlemen Amerika. Dalam kunjungan ini, ia tidak bertemu dengan satu pun pejabat Hamas, dan dia kembali menegaskan bahwa tidak ada perubahan dalam kebijakan Pemerintah Amerika. Namun, di belakang layar terjadi pergeseran. Pendekatan pemerintahan Bush di Jalur Gaza adalah perlunya perubahan rezim berkuasa dengan mengisolasi dan melemahkan organisasi Islam Hamas seraya memperkuat saingannya yang sekuler di Tepi Barat, Fatah. Sementara yang dilakukan Presiden Barack Obama adalah, dengan bantuan Mesir, mendorong faksi-faksi Palestina duduk bersama di dalam satu pemerintah persatuan nasional. Analis Amerika Serikat memperkirakan, pemerintahan Obama ingin berdialog dengan pemerintahan semacam ini. Dengan demikian, Amerika mungkin tidak akan berhadapan langsung dengan perwakilan Hamas. Menarik untuk diikuti apa sebenarnya isi surat Hamas kepada Presiden Obama dan apa tanggapan Obama terhadap surat itu. Sejumlah negara sekutu Amerika di Eropa sekarang menganggap Hamas sebagai kekuatan yang tidak bisa lagi dikesampingkan. Tapi kerangka kerja untuk melibatkan Hamas belum jelas betul. Pemerintahan Israel yang baru masih belum diputuskan, sementara pemerintah persatuan Palestina tidak bisa dibentuk selama Fatah masih enggan menerima kehadiran Hamas. ONO Sumber : BBC [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ *************************************************************************** Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. http://groups.yahoo.com/group/ppiindia *************************************************************************** __________________________________________________________________________ Mohon Perhatian: 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik) 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari. 3. Reading only, http://ppi-india.blogspot.com 4. Satu email perhari: [email protected] 5. No-email/web only: [email protected] 6. kembali menerima email: [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

