Refleksi: Vox populi, vox Deo http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=5201
2009-02-21 Kalla: Kami Tidak Mau Disepelekan [JAKARTA] Kesepakatan seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat I Partai Golkar yang akan mengusung kader partai sebagai calon presiden (capres) merupakan sikap keras dan tegas sebagai partai politik. "Sebagai partai poli- tik, itu merupakan sikap keras untuk menghadapi masa men-datang, supaya kami ti-dak diremeh kan orang lain," ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar M Jusuf Kalla, di Istana Wapres, Jumat (20/2). Kalla yang juga Wakil Presiden (Wapres) dalam Kabinet Indonesia Bersatu mengungkapkan, desakan 33 DPD I Partai Golkar tersebut dilatarbelakangi beberapa masalah, khususnya harga diri partai. Atas dasar itulah, seluruh DPD I menghadap dirinya untuk menjelaskan sikap Golkar, yakni mengusung capres dari kadernya sendiri. "Itu adalah hak demokrasi dari DPD I. Saya sebagai ketua umum tidak bisa bicara lain, selain apa yang diputuskan daerah. Tetapi, semuanya itu harus sesuai prosedur partai, yakni melalui rapat pimpinan nasional (rampinas) khusus," katanya. Kalla juga menilai, hal yang dilakukan DPD I adalah positif, karena diputuskan dari bawah. Kalla sempat bertanya, apakah jika diputuskan dari bawah, dirinya selalu menyatakan tidak siap. "Saya selalu siap. Untuk kepentingan bangsa saya akan siap," katanya. Kalla menyatakan siap bersaing dengan Susilo Bambang Yudhoyono yang akan diusung Partai Demokrat pada pemilihan presiden (pilpres) 9 Juli mendatang. "Karena sejak awal, saya siap untuk apa saja, apalagi yang terbaik untuk bangsa," katanya. Namun, Kalla menjamin pemerintahan akan tetap berjalan baik hingga akhir masa jabatan. Sebenarnya, masalah pencapresan tidak ada hubungannya dengan pemerintahan. "Saya dan presiden tetap sampai akhir masa jabatan. Karena, kami berdua dipilih oleh rakyat, bukan partai. Karena itu tidak ada hubungannya dengan capres," tandasnya. [M- [Non-text portions of this message have been removed]

