tulisan itu mungkin bertujuan memancing pembaca untuk berpikir 
lebih dalam.

sayang, ditulis dengan gaya mencocok-cocokkan data 
secara serampangan.

negara ini sudah berusia 64 tahun, tapi saya setuju dengan 
anda bahwa demokrasi belum berkonsolidasi sempurna, 
bahkan di era reformasi ini.

di negara demokrasi tidak ada preman yang diorganisasi
oleh oknum aparat untuk memecah belah masyarakat.

di negara demokrasi, hukum dijunjung tinggi seperti 
menjunjung mertua :))

keadilan dan tertib hukum akan membuat koruptor 
bisa dikikis untuk menciptakan kesejahteraan rakyat 
secara lebih merata.



  ----- Original Message ----- 
  From: iyen nugraha 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, February 19, 2009 3:07 PM
  Subject: Re: [ppiindia] Demokrasi Memiskinkan Rakyat ?


  tulisan itu kan mengajak kita berpikir ulang tentang konsep demokrasi pak....
  negara ini baru terbentuk.  mau direken atau tidak, konsep demokrasi itu 
dicoba diterapkan di Indonesia...

  demokrasi pada masa bung karno, masih mencari bentuk.. gak mungkin bisa 
disamakan dengan AS yang sudah merdeka ratusan tahun. begitu pula masa suharto, 
dengan terjemahannya sendiri.  lalu... muncullah masa reformasi, demokrasi yang 
seperti ini yang diinginkan...?

  ada hal yang mungkin kita lupa... demokrasi mungkin banyak kelebihan. tapi, 
demokrasi juga mahal sekali. dan yang pasti, negara ini masih terpuruk.

  On Wed, 2/18/09, N Dewanto <[email protected]> wrote:
  From: N Dewanto <[email protected]>
  Subject: Re: [ppiindia] Demokrasi Memiskinkan Rakyat ?
  To: [email protected]
  Date: Wednesday, February 18, 2009, 9:36 PM

  sayang kritiknya didasari nalar yang bengkok.

  apakah 10 tahun dibawah "demokrasi terpimpin"-nya sukarno

  bisa dihitung sebagai periode demokrasi?

  apakah 32 tahun dibawah rezim militer soeharto bisa 

  direken sebagai periode demokrasi?

  hati-hati, salah hitung bisa dianggap mark-up :))

  ----- Original Message ----- 

  From: HELB 

  To: ppiin...@yahoogroup s.com 

  Sent: Thursday, February 19, 2009 11:22 AM

  Subject: [ppiindia] Demokrasi Memiskinkan Rakyat ?

  Sangat mengejutkan, kata Wahyu Ehsan demokrasi itu tidak

  pernah mensejahterakan rakyat, karena demokrasi tidak pernah berjanji

  untuk mensejahterakan rakyat. 64 tahun Indonesia merdeka di bawah

  sistem demokrasi, tetapi sebagian masyarakat Indonesia tidak pernah

  mengalami kesejahteraan. Wahyu melansir laporan World Bank (Kompas, 2006) 
yang menyebutkan bahwa 100

  juta penduduk Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan. Dengan

  terjadinya krisis ekonomi yang sangat parah saat ini, tentu masyarakat

  miskin semakin bertambah.

  Ada yang salah dengan DEMOKRASI?

  Baca lengkapnya > http://id.acehinsti tute.org/

  [Non-text portions of this message have been removed]

  [Non-text portions of this message have been removed]











  [Non-text portions of this message have been removed]



  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke