Refleksi :  Perdagangan bebas bagus bila sama-sama kuat ekonominya, tetapi 
bagaimana kalau perdagangan itu antara negeri kuat dan negeri lemah yang hanya 
mebisa menjual bahan-bahan mentah ke negeri kuat?  Hal ini disebabkan negeri 
lemah tidak memiliki kapasitas untuk memproduksi barang-barang yang 
mendatangkan nilai lebih yang besar. 

http://202.169.46.231/spnews/News/2009/03/02/index.html

SUARA PEMBARUAN DAILY 
Mari: Ingin Membahas Perdagangan Bebas

[HUA HIN] Organisasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) ingin membicarakan 
atau membahas usulan kesepakatan perdagangan bebas dengan Uni Eropa. Hal 
tersebut diungkapkan oleh Menteri Perdagangan Mari Pangestu, Minggu (1/3) di 
Hua Hin, Thailand. 

Di sisi lain 10 anggota ASEAN sudah menandatangani sejumlah pakta perdagangan 
bebas. Kini, ASEAN berusaha memacu perdagangan di kawasan ini untuk menjamin 
supaya ekspor mereka bisa tetap berjalan di tengah krisis global yang makin 
dalam. 

Menurut Mari Pangestu, jika terjadi kesepakatan perdagangan bebas ASEAN-Uni 
Eropa, maka itu harus terwujud antara kawasan dan kawasan. Dalam posisi itu, 
ASEAN tidak pernah berubah. Menteri Pedagangan dan Investasi Inggris Gareth 
Thomas, pada bulan Januari lalu kepada kantor berita AFP mengatakan, kedua 
kelompok kawasan itu harus mengadopsi pendekatan baru dalam perundingan 
perdagangan bebas yang sedang berlangsung. Hal ini sebagai langkah untuk 
mempercepat pembicaraan. 

Dia menambahkan, Uni Eropa dapat berunding dengan masing-masing negara anggota 
ASEAN, daripada berbicara dengan 10 anggota organisasi itu secara keseluruhan. 
Kemudian, pakta perjanjian bilateral dengan masing-masing anggota ASEAN, bisa 
selanjutnya dikembangkan menjadi sebuah kesepakatan regional. 

Namun, ASEAN menginginkan adanya pakta kawasan dan kawasan, walaupun ada 
kebebasan untuk berunding dengan masing-masing anggota organisasi itu dalam 
mewujudkan kesepakatan perdagangan bilateral. [AFP/CNBC.Com/E-4] 



--------------------------------------------------------------------------------
Last modified: 2/3/09 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke