http://www.antara.co.id/arc/2009/3/7/ri-pertahankan-ekspor-10-miliar-dolar-ke-korsel/

*RI Pertahankan Ekspor 10 Miliar Dolar ke Korsel*


Jakarta (ANTARA News) - Indonesia akan berupaya mempertahankan nilai ekspor
ke Korea Selatan (Korsel) sebesar hingga 10 miliar dolar AS di 2009.

"Ekspor Indonesia sampai November 2008 sebesar 9 miliar dolar AS. Kalau
sampai Desember sepertinya mendekati angka 10 miliar dolar AS," kata *Menteri
Perdagangan, Mari Elka Pangestu*, usai pembukaan "Indonesia-Korea CEO
Business Dialogue" di Jakarta, Sabtu.

Mari menjelaskan bahwa dari delapan MoU yang ditandatangani dua negara pada
kesempatan yang sama, Indonesia lebih fokus pada upaya meningkatkan volume
ekspor ketimbang meningkatkan nilai ekspor.

"Dengan MoU ini kita tidak bicara soal bagaimana value ekspor meningkat,
tapi bagaimana agar volume yang dipertahankan," ujar dia.

Mari sendiri mengakui pertumbuhan perdagangan antara Indonesia dan Korsel
cukup tinggi. Namun demikian impor Indonesia dari Negeri Ginseng tersebut
dua kali lipat dari ekspor.

"Pertumbuhan ekspor Indonesia ke Korea sekitar 30 persen. Tetapi impor
justru lebih tinggi hampir mencapai dua kali lipat," ujar Mari.

Hal ini terjadi karena investasi Korsel naik. Impor terbesar berupa komponen
elektronik serta bahan baku lainnya yang dibutuhkan perusahaan Korsel di
Indonesia.

"Jadi bukan produk jadi. Ini harusnya positif bagi Indonesia karena berarti
investasinya meningkat, walaupun ekspornya tidak ke Korea tapi ke negara
lain," ujar dia.

Mendag mencontohkan impor komponen untuk produk elektronik seperti LG dan
Samsung.

Sementara itu, ia mengatakan, ekspor Indonesia tahun 2009 ke Korsel lebih
terkait mineral, gas, dan batubara.

"Untuk pertanian kita belum bisa tembus karena standard mereka sama dengan
Jepang, cukup tinggi. Mudah-mudahan dengan kerjasama ini semakin baik,"
tambah Mari.(*)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke