Refleksi : Mungkin  Rakyat percaya  kepada Takhayul, karena sering  kaum jemah 
haji sering menjadi korban penyamun Depag. Apakah ada alasan lain yang membuat 
rakyat percaya tajhayul?

http://www.detiknews.com/read/2009/03/09/002047/1096440/10/sby-minta-rakyat-tak-percaya-takhayul

Senin, 09/03/2009 00:20 WIB


SBY Minta Rakyat Tak Percaya Takhayul
Anwar Khumaini - detikNews


Solo - Fenomena dukun cilik asal Jombang, Ponari ikut meresahkan Presiden SBY. 
SBY pun meminta agar masyarakat Indonesia tidak percaya dengan hal-hal yang 
berbau syirik dan takhayul. Karena hal itu bisa membuat Indonesia mundur.

"Janganlah bangsa Indonesia tenggelam dalam syirik dan takhayul. Bangsa yang
dalam pikiran dan hatinya tenggelam dalam hal-hal seperti itu, tidak akan 
tumbuh menjadi bangsa yang rasional dan cerdas," ujar SBY.

Hal tersebut dia sampaikan saat memberikan sambutan dalam peresmian gedung MTA, 
di kompleks Alun-alun Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2009). 

SBY mengatakan hal itu setelah Ketua MTA, KH Sutiknoresah dengan fenomena 
Ponari yang akhir-akhir ini menjadi buah bibir masyarakat. Menurut SBY, bangsa 
yang maju adalah bangsa yang rasional, yang menggunakan akal dan mempunyai 
keimanan tinggi kepada yang kuasa.

SBY juga menyinggung soal takhayul tentang banyaknya bencana yang sejak 
pemerintahannya sering terjadi. Menurutnya, bencana alam tersebut, entah itu
tsunami, gempa bumi, banjir, kapal tenggelam, pesawat jatuh adalah hal-hal yang 
bisa diselidiki secara ilmiah.

"Itu peristiwa alam, bisa dijelaskan secara nalar dan akal sehat, bukan dengan 
takhayul, syirik. Kembalikan kepada dimensi keimanan dan pengetahuan," imbuhnya.

Banyaknya bencana yang akhir-akhir ini terjadi, imbuh SBY justru terjadi karena 
keserakahan manusia yang merusak alam dengan semena-mena.

"Bumi kita makin panas, karena ratusan tahun manusia terlalu tamak,menguras 
segala kekayaan alam dan tidak pandai merawat. Akibatnya, terjadi perubahan
iklim," pungkasnya.


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke