http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=53179&ik=4
Suami Istri Gosong Disambar Petir Senin 9 Maret 2009, Jam: 19:15:00 SERANG (Pos Kota) - Sepasang suami istri (pasutri) yang sedang menuai padi di sawah tewas terkena sambaran petir. Korban Aldi,30, dan Hayati,25, warga Kampung Kemurang, Kecamatan Cikande, Serang. Keduanya tewas seketika di lokasi kejadian dengan kondisi tubuh yang mengenaskan, kepalanya gosong. Musibah yang menimpa keluarga petani ini terjadi Minggu (8/3) sore. Saat itu, suasana langit di Desa Bakong diselimuti awan tebal. Tidak lama berselang, hujan deras turun yang disertai kilatan petir. Khawatir terkena sambaran petir, Harban,45, tetangga korban yang ikut membantu menuai padi sempat mengingatkan korban agar berhenti bekerja karena hujan mulai turun. Ternyata saran Harban tidak diindahkan, korban sepertinya lebih memilih meneruskan pekerjaan ketimbang istirihat. Belum lama berteduh, kejadian yang tak diharapkan itupun terjadi. Harban melihat kilatan pijar api disertai suara menggelegar menyambar tubuh kedua tetangganya yang berada di tengah sawah. Akibat sambaran petir, tubuh pasutri ini terpental beberapa meter. KEPALA BERASAP Dalam keadaan panik, Harban tidak berani menolong karena khawatir ikut terkena sambaran petir. Harban lebih memilih lari ke perkampungan melaporkan kejadian itu ke tetangganya. Kapolsek Cikande, AKP Budhi Batara, S.Ik, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu. Kata kapolsek, kondisi kepala kedua korban gosong serta mengeluarkan darah dari telinga. "Kita langsung menyerahkan kedua korban kepada pihak keluarganya karena mereka menolak untuk dibawa ke rumah sakit ataupun puskesmas. Malam itu juga, suami istri ini dimakamkan di tempat pemakamam umum tak jauh dari rumah korban. [Non-text portions of this message have been removed]

