tinggal beberapa hari lagi, kita akan menentukan siapa yang patut untuk 
diposisikan sebagai wakil kita di parlemen. hampir semua orang yang namanya 
tercantum dalam kertas suara, akhir-akhir ini kita lihat mereka lebih murah 
tersenyum. sedikit-sedikit menyapa, lalu berjabat tangan, kemudian disusul 
dengan basa basi "mau kemana? dari mana?" dan seterusnya.
prilaku santun ini sebenarnya menjadi khas Bangsa indonesia. tetapi entah 
kenapa, kalangan politisi kita akrab dengan prilaku santun hanya dalam 
momen-momen tertentu. bukankah akan lebih menarik jika prilaku santun, yang 
menjadi khas bangsa kita, selalu diperlihatkan oleh berbagai kalangan termasuk 
para caleg dalam kehidupan sehari-hari.
pasca ada kepastian dirinya telah menjadi wakil kita diparlemen, orang-orang 
itu mulai menampakkan sikap yang jauh sekali dari khas bangsa kita. yakni 
ugal-ugalan, menyakiti rakyat, dan suka mempermaikan rakyat. ini berlaku bagi 
politisi manapun, baik dari partai A atau B bahkan dari partai yang biasa 
mengklaim dirinya paling bersih. tetap saja suka membohongi Rakyat.

Kirim email ke