From: Sunny <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, March 15, 2009 4:30:44 AM
Subject: [ppiindia] Tarmizi Taher :Tindakan Terorisme Bukan Dakwah Islam


Refleksi :-:  Apa komentar Anda tentang pernyataan dibawah ini? 

+: Penjara Guantanamo memang dlm proses ditutup. Tapi membebaskan apalagi 
memulangkan Hambali adalah lain. Yg satu ini tidak mungkin dilakukan. Sudah 
berapa kali pejabat dan instansi2 Indonersia menyatakan ingin melihat kondisi 
Hambali disana, ingin mengajukan pertanyaan2 kepadanya. Apa yg didapatkan 
hanyalah izin untuk mengajukan "pertanyaan-tertulis" untuk nantinya diberikan 
"jawaban-tertulis" pula. Siapa jamin jawaban itu adalah datang dari Hambali? 
Benarkah Hambali adalah seorang pejuang Jamaah Islamiyah yang bertindak 
berdasarkan Jihad? Hanya Allah yang tahu, bahkan dia sendiripun barangkali 
tidak tahu.

-: Islam adalah agama rahmatan lil alamin (kedamaian untuk seluruh umat 
manusia). Dakwah yang dilakukan mestilah dakwah yang menyejukkan, jauh dari 
kekerasan. Apalagi melakukan fasd fil ard (kerusakan di atas bumi). 

+: Jadi siapapun, pribadi maupun organisasi apapun namanya yang bertindak 
berdasarkan kekerasan, terrorisme, jelas2 hanya merugikan Islam yang katanya 
dianut oleh lebih dari 80% rakyat Indonesia. Sama seperti G30S (yang katanya) 
PKI, yg sudah diatas angin di Indonesia saat itu, buat apa bikin 
"pemberontakan" yg bisa ditumpas hanya dalam waktu 24 jam saja. Jelas ada yang 
menyutradarai itu semua. Tindakan Terorisme Bukan Dakwah Islam

-: Kedepan pendekatan Obama akan sama dengan yang dilakukan Bill Clinton, yang 
sama-sama dari Partai Demokrat. Dalam sebuah kesempatan pertemuan dengan 
Clinton, dia mengatakan melakukan tindakan-tindakan yang keras terhadap gerakan 
terorisme. Tapi dia tidak menggunakan sistem terbuka, tetapi tertutup. Berbeda 
dengan Bush yang menggunakan data-data intelijen secara terbuka. 

+: Obama sebagai Presiden Amerika Serikat, karenanya dia harus menjalankan 
apa-apa yang telah ditetapkan sebagai rencana jangka panjang (yg kita kenal 
sebagai "the American Dreams"), cuma pelaksanaan jangka pendeknya mungkin bisa 
dilakukan dengan pola yang telah ditetapkan (mungkin oleh CIA) atau bisa juga 
dgn cara lain "yang lebih halus", tergantung kemampuan Obama menjualnya.


ms


      

Kirim email ke