http://www.presidensby.info/index.php/fokus/2009/03/13/4087.html
*Presiden di Makassar:* *'Centerpoint of Indonesia' di Makassar Jangan Hanya Dinikmati Pengusaha* *Makassar*: Rencana pembangunan *Centerpoint of Indonesia (CoI) di Makassar, Sulawesi Selatan* sebagai pusat bisnis, wisata dan pendidikan agar jangan hanya dinikmati oleh pengusaha-pengusaha saja, tetapi diajak semuanya. Konsepnya tadi ada pemberdayaan masyarakat, dengan demikian semuanya tumbuh. Demikian dikatakan *Presiden Susilo Bambang Yudhoyono* hari Jumat (13/3) pagi, di halaman depan Celebes Convention Center (CCC), Makassar, saat meninjau rencana pembangunan Centerpoint of Indonesia, yang lokasinya berhadapan langsung dengan Pantai Losari Makassar. CoI menempati lahan seluas 157 hektar. "Saya mendukung, dan mudah-mudahan gagasan besar ini bisa menjadi kenyataan ssehingga benar-benar Sulawesi Selatan dimasa depan adalah pusat atau Centerpoint of Indonesia. Ini bukan mengada-ngada. Dimasa silam Makassar itu berjaya. Perdagangan di abad ke 17 dan 18 bahkan Sulsel sampai ke Eropa, China dan tempat-tempat yang lain. Kalau dulu pernah berjaya, insya Allah dengan ridho Allah SWT, dengan kerja keras, dimasa depan pun Sulsel kembali berjaya," kata SBY. Sebelumnya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Centerpoint akan dibangun di Makassar. "Kenapa Makassar, karena dari titik geografis ternyata berada di tengah -tengah Indonesia. Di area tempat Centerpoint dibangun adalah tanah tumbuh, dan kalau dibiarkan akan terjadi sedimentasi dan sedimentasi ini akan menutup Pantai Losari yang kami jadikan sebagai ikon selama ini. Juga akan menutup pelabuhan Makassar. Selain dibangun untuk kawasan perdagangan, wisata, taman kota, di Center Point juga akan dibangun Istana kepresidenan yang selama ini hanya berada di Jawa dan Bali. Istana ini nantinya berada di atas laut, tambah Gubernur Sulsel. Saat meninjau ke Centerpoint, Presiden SBY Ibu Negara, Mensesneg Hatta Rajasa, Menkominfo Muh. Nuh, Seskab Sudi Silalahi, dan Jubir Presiden, Andi Mallarangeng. (win) [Non-text portions of this message have been removed]

